PENGARUH CREATIVE TOURISM TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION DENGAN VARIABEL MODERATOR MOTIVASI WISATAWAN: (Survei pada Wisatawan Nusantara Kampung Kreatif Kota Bandung)

Widyaiswaratika, Tika Dama (2016) PENGARUH CREATIVE TOURISM TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION DENGAN VARIABEL MODERATOR MOTIVASI WISATAWAN: (Survei pada Wisatawan Nusantara Kampung Kreatif Kota Bandung). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Title.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Abstract.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Table_of_content.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Chapter1.pdf

Download (310kB) | Preview
[img] Text
S_MPP_1101840_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (515kB)
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Chapter3.pdf

Download (673kB) | Preview
[img] Text
S_MPP_1101840_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Chapter5.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MPP_1101840_Bibliography.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text
S_MPP_1101840_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (769kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Perkembangan destinasi wisata tidak lepas dari peranan minat wisatawan yang semakin beragam. Keunikan dan keunggulan destinasi inilah yang dapat menjadi alasan pengunjungan kembali serta membentuk niat wisatawan di masa yang akan datang atau disebut dengan behavioral intention. Behavioral intention terdiri dari willingness to recommend dan revisit intention. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi niat wisatawan dimasa yang akan datang ini berkaitan dengan motif wisatawan dalam mengunjungi destinasi wisata. Untuk itu diperlukan atraksi yang menarik dari destinasi wisata (pull factors) yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan (push factors). Dalam memenuhi kebutuhan wisatawan urban atau urban tourism, beberapa negara di Asia seperti Bangkok, Singapura, Hongkong dan Melaka (Malaysia) mulai menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Urban tourism di Indonesia muncul dari beberapa kota besar seperti kota Jakarta, Solo, Yogyakarta dan Bandung. Berbeda dengan Kota yang lainnya, pengembangan urban tourism Kota Bandung masih relatif rendah. Padahal salah satu konsep urban planning yang dikembangkan Kota Bandung adalah urban tourism yang memanfaatkan seluruh fasilitas yang dimiliki untuk menjadi daya tarik wisata. Salah satu alternative dalam urban tourism yang diusung Kota Bandung ialah kampung kreatif sebagai salah satu destinasi terbarukan. Kampung kreatif merupakan sebuah pemukiman sebagaimana umumnya kampung, tetapi di dalamnya ada nilai lebih sehingga wisatawan tertarik karena memiliki potensi pariwisata yang unik dan unggul sebagai daya tarik wisata yang kreatif atau creative tourism. Adapun creative tourism ini terdiri dari creative spectacles, creative spaces dan creative tourism. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Responden penelitian ini adalah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kampung Kreatif Kota Bandung. Dengan penyebaran angket sebanyak 110 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor- faktor Creative Tourism berada di kategori tinggi dalam mempengaruhi Behavioral Intention dengan Variabel Moderator Motivasi Wisatawan dan Motivasi Pull Factors menjadi motif paling tinggi wisatawan dalam niat melakukan kunjungan di Kampung Kreatif Kota Bandung. Hasil perhitungan diketahui bahwa faktor yang signifikan dari Creative Tourism adalah creative spaces dan creative tourism. Kata Kunci: Creative Tourism, Motivasi Wisatawan, Push Factors, Pull Factors, Behavioral Intention, Kampung Kreatif, Urban Tourism. Tourism destination development relating to the role of tourists’ motivation that have been more various. Uniqueness and distinctive destination tend to make tourists do revisit the destination, till forming more interest of tourists in future or it called as behavioral intention. Behavioral intention consists of willingness to recommend and revisit intention. Factors that may affect tourists’ motivation to visit the destination. Therefore, the destination need to attracts more tourists with interesting attractions (pull factors) that may suit tourists needs (push factors). In order to meet the needs of tourist in urban tourism, countries in Asia such as Bangkok, Singapore, Hongkong and Melaka (Malaysia) began to show promising growth. Urban tourism in Indonesia emerged from several major cities; Jakarta, Solo, Yogyakarta and Bandung. Unlike the other city, the development of urban tourism in Bandung is still relatively low. In fact, one of the concepts urban planning that has been developed in Bandung was urban tourism that utilize all facilities owned to become a tourist attraction. One of alternative in urban tourism that promoted by Bandung is Kampung Kreatif, as one of the renewable destinations. Kampung Kreatif generally settlement as if the village, but in which there is more value so that tourists interested because it has a unique and excellent tourism potential as a creative tourism attraction. Creative Tourism consists of creative spectacles, creative spaces and creative tourism. This research is using descriptive and verify method. The respondents are domestic tourists of Kampung Kreatif Kota Bandung. With a questionnaire of 110 respondents. Result shows that Creative Tourism factors are placed in high category in affecting Behavioral Intention through Motivation as Moderating Variable and Pull factors motivation be the highest tourists motive in affecting behavioral intention in Kampung Kreatif Kota Bandung. Multiple Regression results shows that the dominant factor of Creative Tourism are creative spaces and creative tourism. Keywords: Creative Tourism, Motivation, Push Factors, Pull Factors, Behavioral Intention, Kampung Kreatif, Urban Tourism.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S_MPP_WID p-2016; Pembimbing : I. Lili Adi Wibowo, II.Yeni Yuniawati
Uncontrolled Keywords: Creative Tourism, Motivasi Wisatawan, Push Factors, Pull Factors, Behavioral Intention, Kampung Kreatif, Urban Tourism.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Program Studi Kepariwisataan
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 20 Mar 2017 02:11
Last Modified: 20 Mar 2017 02:11
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/23233

Actions (login required)

View Item View Item