“ANALISIS TINGKAT RISIKO DARI SISI NASABAH PADA PRODUK DEPOSITO DI PERBANKAN SYARIAH DAN PERBANKAN KONVENSIONAL DENGAN METODE VALUE AT RISK” : Suatu kasus pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Mandiri periode 2011 - 2013

Azka, Faris (2016) “ANALISIS TINGKAT RISIKO DARI SISI NASABAH PADA PRODUK DEPOSITO DI PERBANKAN SYARIAH DAN PERBANKAN KONVENSIONAL DENGAN METODE VALUE AT RISK” : Suatu kasus pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Mandiri periode 2011 - 2013. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Title.pdf

Download (459kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Abstract.pdf

Download (297kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Table_of_content.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Chapter1.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text
S_PEA_1101886_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (317kB)
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Chapter3.pdf

Download (389kB) | Preview
[img] Text
S_PEA_1101886_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (320kB)
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Chapter5.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1101886_Bibliography.pdf

Download (273kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pertumbuhan dana pihak ketiga yang mengalami penurunan (tahun 2011 – 2013) sangat dipengaruhi oleh nasabah. Nasabah yang berperan sebagai investor tidak hanya mempertimbangkan tingkat keuntungan yang diharapkan dari instrumen investasinya saja, namun juga tingkat risiko. Instrumen investasi dalam bidang keuangan yang paling diminati nasabah adalah deposito. Saat ini, apabila dilihat dari mekanisme pengembalian keuntungannya, deposito terbagi dua yaitu deposito mudharabah yang menggunakan mekanisme bagi hasil. Dan deposito yang menggunakan sistem bunga. Penulis mencoba menganalisis tingkat risiko dari sisi nasabah pada deposito dengan metode Value at Risk (VaR) pendekatan varian-covarian . VaR adalah metode pengukuran risiko untuk mengetahui kerugian maksimal yang dapat terjadi pada periode waktu tertentu dan pada tingkat kepercayaan tertentu. Hasilnya menunjukan pada periode 2011-2013 rata-rata nilai VaR (mean) dan VaR (zero) deposito mudharabah di perbankan syariah lebih tinggi dari deposito di perbankan konvensional. Hal tersebut artinya pada periode 2011-2013 dengan tingkat kepercayaan 95% nasabah akan memperoleh kemungkinan kerugian yang lebih apabila berinvestasi pada deposito mudharabah daripada berinvestasi pada deposito berjangka di bank konvensional. Pengelolaan risiko yang lebih baik pada bank akan meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi pada bank. Peningkatan kesadaran ini penting untuk meningkatkan asset yang dimiliki oleh bank untuk kemudian dapat meningkatkan kinerja bank dalam menyalurkan dananya. Meningkatnya kinerja bank, pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan keuntungan pada bank. Kata Kunci : value at risk, deposito mudharabah, perbankan syariah, deposito, perbankan konvensional, varian-covarian The growth of third party funds decreased (years 2011-2013) strongly influenced by the customer. Customers who acted as investors not only consider the profitability of investment instruments, but also the level of risk. Investment instruments in the financial field is the most desirable customer deposits. Currently, profits from the repayments, the deposit is two deposit mudharabah that use profit sharing mechanism. And deposits which uses a system of interest. The author tries to analyze the risk level of the customer on deposit with the method of Value at Risk (VaR) approach to variance-covariance. VaR is the risk measurement methods to determine the maximum loss that can occur in a certain time period and at a certain confidence level. The results are shown in the 2011-2013 period the average value of VaR (mean) and VaR (zero) Mudharabah deposits in Islamic banking is higher than deposits in conventional banks. It means that in the period 2011-2013 with a confidence level of 95% of customers will obtain more possible losses when investing in Mudharabah deposits rather than investing in time deposits in conventional banks. Better risk management of the bank will increase the interest of people to invest in banks. Increased awareness is important to increase the assets held by the bank to then be able to improve the performance of banks in disbursing funds. Increased performance of the bank, will ultimately have an impact on the increase in the bank's profits. Keyword : value at risk, mudharabah deposit, variance-covariance

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PEA AZK a-2016; Pembimbing : I. Badria Muntashofi
Uncontrolled Keywords: value at risk, deposito mudharabah, perbankan syariah, deposito, perbankan konvensional, varian-covarian
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis > Pendidikan Akuntansi
Depositing User: Mrs. Neni Sumarni
Date Deposited: 14 Feb 2017 01:43
Last Modified: 14 Feb 2017 01:43
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/22886

Actions (login required)

View Item View Item