PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PEMBENTUKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN FUTSAL

Koswara, Engkos (2013) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PEMBENTUKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN FUTSAL. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Title.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Abstract.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Table of Content.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Chapter1.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text
S_PJKR_0807729_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (416kB)
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Chapter3.pdf

Download (404kB) | Preview
[img] Text
S_PJKR_0807729_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (432kB)
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Chapter5.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PJKR_0807729_Bibliography.pdf

Download (161kB) | Preview
[img] Text
S_PJKR_0807729_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (299kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kerjasama siswa dan kurangnya keterampilan bermain siswa dalam pembelajaran futsal di SMA Negeri 2 Majalengka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembentukan kerjasama siswa dan hasil belajar keterampilan bermain futsal di SMA Negeri 2 Majalengka. Pelaksanaan penelitiannya yaitu dengan mengujicobakan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) pada pembelajaran futsal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel purposive yaitu sebanyak 30 orang siswa. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi. Adapun instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Dari hasil data penelitian diperoleh hasil tes awal sebelum menggunakan model pembelajaran koopertif Tipe Team Game Tournament (TGT) dari hasil hipotesis pada pembentukan kerjasama thitung > ttabel, yaitu 5,01 > 1,699 maka hipotesis kerja (Ha) diterima dan Hipotesis nol (Ho) ditolak, sementara keterampilan bermain thitung > ttabel yaitu 8,78 > 1,699, bisa disimpulkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima dan Hipotesis nol (Ho) ditolak, untuk hipotesis gabungan dari pembentukan kerjasama dan hasil belajar keterampilan bermain futsal thitung > ttabel , yaitu 10,78 > 1,699, bisa disimpulkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima dan Hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan kerjasama siswa, keterampilan bermain futsal, dan gabungan dari keduanya yaitu pembentukan kerjasama siswa dan hasil belajar keterampilan bermain futsal di SMA Negeri 2 Majalengka. Kata kunci : Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT)Kerjasama, Hasil Belajar, Keterampilan Bermain Futsal. Referring to the background of the research explained about the low of students cooperation and playing ability in learning of futsal at SMA Negeri 2 Majalengka. The purpose of this research to increase formation of students cooperation and the result learning of futsal ability at SMA Negeri 2 Majalengka. In the implementation, the writer used of cooperative learning, type Team Game Tournament (TGT) in learning of futsal. Research method used an experimental design. The data were obtained through a pretest and posttest. In the research, the writer used sample of purposive technique, in which there were 30 students to be participant. Techinique of this research used observation. The instrument used observation sheet. The result of the data analysis showed that before implementing of cooperative learning model type Team Game Tournament (TGT) from hypothesis on cooperation formation thitung > ttabel is 5.01 > 1.699, so the alternative hypothesis (Ha) is accepted and null hypothesis (Ho) is rejected. Meanwhile, playing ability thitung > ttable is 8.78 > 1.699, so it can be concluded that alternative hypothesis (Ha) is accepted and null hypothesis (Ho) is rejected, and the overall hypothesis thitung > ttable, which is 10.78 > 1,699, so it is inferred that alternative hypothesis (Ha) is accepted and null hypothesis (Ho) is rejected. Based on the results of the research, it showed that cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) have a significant influence on the formation of student cooperation, playing ability futsal, and a combination of both there are the formation of students cooperation and the result learning of futsal abilitiy at SMA Negeri 2 Majalengka. Keywords : Cooperative Learning Model Type Team Game Tournament (TGT), Cooperation, Learning Output, Futsal Skill.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Olahraga > Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Olahraga > Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 11 Oct 2013 08:34
Last Modified: 11 Oct 2013 08:34
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/2268

Actions (login required)

View Item View Item