ANALISIS GENDER MENGENAI PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

Damayanti, Annisa (2015) ANALISIS GENDER MENGENAI PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Title.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Abstract.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Table_of_content.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Chapter1.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1000150_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (532kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Chapter3.pdf

Download (312kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1000150_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Chapter5.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1000150_Bibliography.pdf

Download (407kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1000150_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (478kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis gender mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Subjek penelitian adalah tiga orang remaja perempuan dan tiga orang remaja laki-laki berusia 17-22 tahun yang telah menjadi partisipan dalam studi pendahuluan penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan yaitu convenience sampling. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kepada setiap subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja pria memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang lebih rendah daripada remaja perempuan. Remaja pria tidak mendapati pendidikan seks dari keluarga, dan tidak mau membicarakannya dengan keluarga atau orang dewasa terdekat lainnya. Remaja pria beranggapan konteks seks adalah sesuatu yang sangat pribadi dan merasa sudah cukup tahu informasi terkait hal tersebut sehingga tidak perlu membahasnya dengan orang dewasa. Sumber informasi yang remaja pria ingin ketahui cukup diperoleh dari teman dan internet saja. Konteks seks yang ingin diketahui hanya bersifat “fun” dan tidak terlalu tertarik untuk mengetahui konteks yang lebih edukatif. Sedangkan, remaja perempuan lebih aktif mencari tahu informasi seks yang sifatnya berguna untuk dirinya. Remaja perempuan mendapatkan pendidikan seks dari keluarga dan lebih aktif membahasnya dengan orang dewasa lainnya seperti guru. Sumber informasi diperoleh dari internet, pamphlet, poster, film, sosial media, dan diskusi dengan teman perempuan lainnya. Diskusi ini bersifat sharing kebutuhan sehari-hari dalam menjaga kesehatan reproduksi dirinya.---------- This study aims to determine the gender analysis on adolescent reproductive health knowledge. Qualitative approach and descriptive study analysis methods are used in this research. The subjects were three girls and three boys aged 17-22 years who had become participants in the study preliminary study. The sampling technique used is convenience sampling. Data was gathered using in-depth interviews upon each subject. The results showed that young men have reproductive health knowledge that is lower than adolescent girls. Young men do not have sex education of the family, and do not want to talk about it with family or other adults nearby. Boys assume the context of sex is something very personal and felt it was enough to know the information related to it so it does not need to discuss it with adults. Resources which young men need to know enough is obtained from friends and the Internet alone. Context sex which want to be known merely "fun" and not too interested in knowing more educative context. Meanwhile, young women are more actively seeking out sexual information that are useful for her. Teenage girls get sex education and more active family discuss with other adults such as teachers. Sources of information obtained from the Internet, pamphlets, posters, movies, social media, and discussions with other female friends. This discussion is sharing the daily needs in maintaining her reproductive health.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. panggil: S PSI DAM a-2015; Pembimbing : I. MIF Baihaqi, II. M Ariez Musthofa
Uncontrolled Keywords: Gender, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Remaja, Reproductive Health Knowledge, Adolescent
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 30 Nov 2016 02:43
Last Modified: 30 Nov 2016 02:43
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/22491

Actions (login required)

View Item View Item