PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU GRATIFIKASI PADA SEKTOR PELAYANAN SIPIL : studi deskriptif terhadap masyarakat kabupaten Cianjur

Sofyan, Irwan (2015) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU GRATIFIKASI PADA SEKTOR PELAYANAN SIPIL : studi deskriptif terhadap masyarakat kabupaten Cianjur. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Title.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Abstract.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Table_of_content.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Chapter1.pdf

Download (288kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1102777_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (590kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Chapter3.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1102777_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (769kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Chapter5.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1102777_Bibliography.pdf

Download (221kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1102777_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (242kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Pada dasarnya masyarakat sangat mengecam tindakan korupsi, akan tetapi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat seolah membenarkan perilaku korupsi. Gratifikasi merupakan salah satu perilaku yang masih sering ditemukan dalam masyarakat Cianjur. Adanya kebiasaan masyarakat dalam memberikan uang ucapan terima kasih khususnya setelah pelayanan sipil sesuai dengan aturan perundang-undangan merupakan sebuah indikasi dari perilaku yang koruptif. Dalam penelitian ini memfokuskan pada Persepsi Masyarakat terhadap Perilaku Gratifikasi pada Sektor Pelayanan Sipil (Studi Deskriptif terhadap Masyarakat Kabupaten Cianjur). Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman masyarakat terhadap gratifikasi, bagaimana persepsi masyarakat terhadap perilaku gratifikasi pada pelayanan sipil serta adakah faktor budaya yang memengaruhi perilaku gratifikasi dalam pelayanan sipil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif guna memahami pola penyimpangan gratifikasi pada sektor pelayanan sipil yang terbentuk dalam masyarakat serta untuk memahami fenomena sosial mengenai gratifikasi di masyarakat kabupaten Cianjur yang biasa terjadi dewasa ini melalui gambaran yang menyeluruh dan pemahaman yang mendalam. Dalam penelitian mengungkapkan bahwa dilihat dari nilai dan norma sosial memberikan uang ucapan terima kasih merupakan sesuatu yang dianggap baik dan patut dilakukan karena merupakan sebuah bentuk apresiasi terhadap pelayanan yang baik ataupun sebatas memberikan karena merasa simpati terhadap petugas layanan. Masyarakat memersepsikan bahwa dengan memberikan uang ucapan terima kasih pelayanan dirasakan lebih cepat dan baik dibandingkan dengan tidak memberikan, tidak hanya itu apabila tidak memberikan uang ucapan terima kasih masyarakat akan merasa malu karena menganggap bahwa setiap perlakuan harus diberikan timbal balik yang merupakan pertukaran perilaku. Adanya kebiasaan memberikan uang ucapan terima kasih ini merupakan sebuah perilaku yang membudaya di masyarakat Cianjur, perilaku tersebut secara terus menerus tersosialisasikan dalam masyarakat sehingga membentuk pola assosiasi diferensial yang mengungkapkan bahwa perilaku gratifikasi ini terus ada dikarenakan hasil dari proses belajar masyarakat terhadap lingkungannya. ---------- Basically, society condemns the act of corruption, but in daily life, society seems to verify corruption as a common thing to do. Gratification is one of behavior that is often found in Cianjur. According to the law, giving a tip to Civil Servant after being served is an indication of corruptive behavior. This study focuses on Public Perception on The Behavior of Gratification in The Civil Service (a descriptive study in Cianjur). The purpose of this study is to find out how the public's understanding about gratification, how public’s perception on gratification in the civil service and is there any cultural factor that persuade people’s behavior to do gratification in the civil service. This study uses the qualitative approach and descriptive method in order to understand the patterns of gratification in the civil service which is formed in society, as well as to understand the social phenomenon of gratification in Cianjur that occur commonly today through overview and depth understanding. The result of this study reveals that based on values and social norms in society giving a tip is something that is considered as a good act because it is a form of appreciation and gratitude for being well served because they feel sympathy for the workers. Public perceive that giving a tip, the service is gong to be fast and better as compared to those who do not give a tip. And if people do not give a tip after being served they will feel embarrassed because it considers that any treatment is an expression of social exchange. Habituation of giving a tip is cultural behavior among society in Cianjur. This kind of activity is continually socialized in society so that it becomes a pattern of differential Association. That reveals this behavior continue up to now due to the outcome of learning a process of society.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SOS SOF p-2015; Pembimbing : I. Yadi Ruyadi II. Encep Syaref Nurdin
Uncontrolled Keywords: gratifikasi, pelayanan sipil, persepsi, perception, gratification, civil service
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 14 Sep 2016 01:23
Last Modified: 14 Sep 2016 01:23
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/22175

Actions (login required)

View Item View Item