REALISASI PERNYATAAN SUMPAH DALAM JEJARING SOSIAL TWITTER: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF

Permana, Raden Giusti Iqbal (2015) REALISASI PERNYATAAN SUMPAH DALAM JEJARING SOSIAL TWITTER: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Title.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Abstract.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Table_of_content.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Chapter1.pdf

Download (33kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1101726_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (303kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Chapter3.pdf

Download (514kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1101726_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Chapter5.pdf

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1101726_Bibliography.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1101726_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pernyataan sumpah dikhawatirkan telah mengalami perubahan. Perubahan tersebut adalah penggunaan sumpah dari sakral menjadi tidak sakral sehingga sumpah tidak lagi dapat dipercayai oleh penutur. Banyak sumpah digunakan untuk kebohongan dan candaan. Oleh karena itu, perlu penelitian untuk mengukur tingkat kepercayaan penutur sumpah pada masa kini. Penelitian ini mengungkapkan penggunaan sumpah dalam jejaring sosial Twitter dengan menggunakan analisis semantik kognitif. Kerangka analisis semantik kognitif meliputi tiga bagian, yaitu analisis bentuk lingual, skema imej, dan domain. Tiga bagian tersebut digunakan untuk mengkaji 27 tulisan pernyataan sumpah dalam jejaring sosial Twitter yang berpotensi mendapatkan kepercayaan pembacanya. Sumpah dari jejaring sosial Twitter yang berpotensi mendapat kepercayaan dari pembaca teridentifikasi melalui analisis lembar angket yang disebarkan pada lima puluh responden, sedangkan sumpah dari jejaring sosial Twitter yang berpotensi menunjukkan pemilihan diksi, pola atau struktur kata, pemunculan imej, dan ranah kata, teridentifikasi melalui analisis bentuk lingual, skema imej, dan domain.Analisis skema imej menunjukkan bahwa tulisan sumpah dalam jejaring sosial Twitter memiliki strategi dalam memunculkan imej dari kata. Tujuan tulisan pernyataan yang disampaikan secara eksplisit dari sumpah dalam jejaring sosial Twitter menyiratkan keahlian sekaligus strategi penulis dalam mengemas sumpahnya, sedangkan domain dalam semantik kognitif diperlukan dalam mengungkapkan ranah sumpah. Dalam proses kepercayaan, pembaca sumpah perlu menghubungkan konteks dari sumpah tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 27 tulisan sumpah di jejaring sosial Twitter, 85,2% kata sumpah diletakkan di awal, 7,4% kata sumpah diletakkan di tengah, dan 7,4% diletakkan di akhir tulisan sumpah. Analisis berdasarkan skema imej menunjukkan kecenderungan sudut pandang dan pola penulisan sumpah. Berdasarkan analisis skema imej, asosiasi 44,4%, klasifikasi 25,9%, simplikasi 22,2%, dan 11,1% generalisasi. Berdasarkan salah satu data, skema imej konseptual menunjukkan bahwa imej memiliki pola dan imej tersebut berperan dalam memengaruhi pembaca sumpah. Analisis berdasarkan domain menunjukkan kepercayaan responden terhadap 27 tulisan sumpah. Berdasarkan analisis domain ruang, 46% responden tidak percaya, domain warna 32,7% responden tidak percaya, domain suara 37,3% responden percaya, domain suhu 36% responden ragu-ragu, domain tekanan 37,3 % responden percaya, domain sakit 43,3% responden percaya, domain bau 34% responden percaya, domain waktu 32,7% responden percaya, dan domain emosi 32,7% responden percaya. Kata kunci: pernyataan sumpah, Twitter, skema imej.  Oath statements are worried that those have changed. The change is the oath does not use in sacred situation, but it use in unsacred situation so that the speaker cannot believe to the oath anymore. There are many oaths used for lying or joking. Because of that, there must be a research to survey about the level of belief for oath speaker nowadays. This research reveals the use of oaths in one of social media twitter by using cognitive semantic analysis. The analysis plan of cognitive semantic in this research comprised three analysis parts those are lingual form, image scheme, and domain. Those three parts used to inspect 27 oath statement writings in social media Twitter that has potency to make the readers believe. The oaths from social media Twitter that have potency to make the readers believe identified by questionnaire sheets spreading to fifty respondents, whereas the oaths from social media Twitter that have potency to show diction selection, pattern or word structure, the appearing image, and word domain identified by the analysis of lingual shape, image scheme, and domain. The analysis of image scheme showed that oaths writings in social media Twitter have strategy in appearing words image. The aim of the statement writings delivered in explicit way from the oaths in social media Twitter imply skill also strategy of the writer in wrapping their oaths, whereas domain is needed in cognitive semantic for revealing oath domain. In belief process, the oath readers need to link the context of the oath. The analysis result showed that from 27 oath writings in social media Twitter, 85,2% oath words put in the first, 7,4% oath words put in the middle, and 7,4% put in the last oath writings. The analysis based on image scheme showed the inclination and the process of writing the oath pattern.. Based on image scheme analysis, association 44,4%, classification 25,9%, simplification 22,2%, and 11,1 % generalization. Based on a data, conceptual image scheme showed that image has pattern and it plays in influence the oath readers. Analysis based on domain showed respondents’ belief toward 27 oath writings. Based on the analysis of space domain, 46% respondents did not believe, color domain 32,7% respondents did not believe, voice domain 37,3% respondents believed, temperature domain 36% respondents were in doubt, pressure domain 37,3% respondents believed, sick domain 43,3% respondents believe, and emotion domain 32,7% respondents believed. Kata kunci: oath pattern, Twitter, image scheme.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S_IND_PER r-2015; Pembimbing : I. Nuny Sulistiany Idris, II. Mahmud Fasya
Uncontrolled Keywords: Pernyataan Sumpah, Twitter, Skema Imej
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 02 Sep 2016 07:06
Last Modified: 02 Sep 2016 07:06
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/22121

Actions (login required)

View Item View Item