PROGRAM PENINGKATAN KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING BERDASARKAN HASIL ANALISIS KINERJA PROFESIONAL: Studi Kasus terhadap Guru Bimbingan dan Konseling di Kabupaten Bandung Barat

Maryani, Ineu (2015) PROGRAM PENINGKATAN KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING BERDASARKAN HASIL ANALISIS KINERJA PROFESIONAL: Studi Kasus terhadap Guru Bimbingan dan Konseling di Kabupaten Bandung Barat. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Title.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Abstract.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Table_of_Content.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Chapter1.pdf

Download (245kB) | Preview
[img] Text
T_BP_1303135_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (523kB)
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Chapter3.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text
T_BP_1303135_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (912kB)
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Chapter5.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BP_1303135_Bibliography.pdf

Download (153kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Penelitian ini didorong oleh harapan akan eksistensi layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang menjadi faktor penentu utamanya adalah profesionalitas guru bimbingan dan konseling yang memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis kompetensi need asesmen, kompetensi konseling individual dan konseling kelompok, serta evaluasi pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling yang selanjutnya didesain program peningkatan kinerja profesional yang dibutuhkan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua orang guru bimbingan dan konseling bersertifikat pendidik yang masing-masing bertugas di SMPN 2 Padalarang dan di SMPN 2 Cipeundeuy. Simpulan menunjukkan penguasaan need asesmen sudah memenuhi sebagian sub kompetensinya, pada aspek konseling individual dan konseling kelompok kemampuan keterampilan konseling konselor membutuhkan program peningkatan kinerja profesional, sedangkan pada aspek evaluasi pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling mengetahui konsep teoritis evaluasi dan perlu peningkatan dalam implementasinya. Program peningkatan kinerja bagi kedua subjek penelitian pada kompetensi konseling individual menunjukkan adanya penggunaan keterampilan konseling individual yaitu pertanyaan berorientasi target, merubah keyakinan yang merugikan dan empati yang mendalam. Sementara pada konseling kelompok memberi dampak peningkatan adanya tahap kerja (performance stage) dengan penggunaan teknik konseling yang lebih banyak.----------This research is conducted by way of an expectation of having guidance and counselling services exist at schools. Being the key factor with major issue here is guidance and counselling teachers’ professionalism meeting competency standards as required. The present study is aimed at describing and analysing competencies of need assessments, individual and group counselling, and an evaluation of program implementation of the next guidance and counselling services for design professional performance aleviation needed. This study used a qualitative approach with a case study method.The subject of this research consist of two teachers of guidance and counseling who certified as educator and each of them are from SMPN 2 Padalarang and SMPN 2 Cipeundeuy. Conclusions drawn include the followings: mastery of some need assessments meets some sub-competencies; aspect pertaining to individual and group counselling still needs the aleviation of professional performance program on the part of counselor’s skill; aspect of evaluating the program implementation of guidance and counselling services indicates some knowledge on theoretical concepts of evaluation, and it needs some efforts of intensifying actions in its implementation. The aleviating program of performance through at individual competency indicates that the use is more on target-oriented questions, less than beneficial change of beliefs, and deeper empathy, while, temporarily, group counselling results in the impact on aleviated performance stage with more techniques used.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: no.panggil: T MAR: p-2015 Pembimbing: I. Ilfandra
Uncontrolled Keywords: Kinerja Profesional, Need Asesmen, Konseling individual, Konseling kelompok, Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling, Program Peningkatan Kinerja.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 25 Aug 2016 07:34
Last Modified: 25 Aug 2016 07:34
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/22034

Actions (login required)

View Item View Item