PERANAN ORANG TUA DALAM MENGATASI MASALAH KENAKALAN REMAJA : studi kasus pada masyarakat desa Cingcin kecamatan Soreang kabupaten Bandung

Mustika, Nela (2015) PERANAN ORANG TUA DALAM MENGATASI MASALAH KENAKALAN REMAJA : studi kasus pada masyarakat desa Cingcin kecamatan Soreang kabupaten Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Title.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Abstract.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Table_of_content.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Chapter1.pdf

Download (152kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1103567_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (310kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Chapter3.pdf

Download (350kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1103567_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (902kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Chapter5.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1103567_Bibliography.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1103567_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (64kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Kenakalan remaja merupakan tindakan yang dilakukan oleh remaja yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada dalam masyarakat, yang mana sudah termasuk ke dalam salah satu bentuk penyimpangan. Orang tua merupakan salah satu bagian dari sistem keluarga yang berada paling dekat dengan remaja. Pihak yang terlibat langsung dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak pada masa remaja. Penelitian ini ditalar belakangi oleh berbagai pihak yang sudah mencoba untuk mengatasi masalah kenakalan remaja, namun masalah ini tidak kunjung selesai bahkan semakin menjamur di masyarakat.Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana orang tua berperan aktif membantu remaja untuk mengatasi masalah kenakalan. Penelitian dilaksanakan di Desa Cingcin Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Subjek dalam penelitian ini dipilih melalui purposive sampling yaitu memilih orang tua dan remaja yang terlibat dalam masalah kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ayah kurang berperan aktif dalam membantu remaja mengatasi masalah kenakalan, sedangkan ibu lebih banyak berperan membantu remaja dari masalah kenakalan. Orang tua belum berperan secara maksimal dalam mengatasi masalah kenakalan remaja karena belum ada kerjasama yang baik antara ayah dan ibu. Sehingga penulis merekomendasikan sebaiknya orang tua baik ayah maupun ibu melakukan koordinasi yang terencana dan komunikasi yang terarah antara keduanya agar mampu mengatasi masalah kenakalan remaja secara efektif. Bagi pihak masyarakat hendaknya ikut berperan aktif dan bekerjasama dengan pihak-pihak lainnya membantu mengatasi masalah ini bersama-sama.----------Juvenile delinquency is an action comitted by a teenager who does not fit with the values and norms that exist in society, which is already included in one form of aberration. Parent is one part of a family system that is closest to teenagers. They directly involved in the process of growth and development experienced by children in adolescence. This research is motivated by the various parties who have tried to overcome the problem of juvenile delinquency, but the problem is not finished even more flourishing in society. The purpose of this study is to determine the extent to which parents actively assist teens to overcome the problem of delinquency. The research is conducted in Cingcin Village of the Sub Soreang, Bandung District. Subject in this study is selected through purposive sampling, ie selecting parents and teenagers who are involved in the problem of juvenile delinquency. This research uses a case study with qualitative approach. Data collection technique in this research uses observation, interview, and document analysis. The result of this research is that the father has less active role in helping to overcome the problem of juvenile delinquency, while the mother has a greater role to help teens from delinquency problem. Parents have not been actively involved in overcoming the problem of juvenile delinquency because there is still no good cooperation between father and mother. With this, the author recommend that parent, both father and mother to coordinate a planned and targeted communication between the two to be able to tackle effectively the problem of juvenile delinquency. For the society, they should take an active role and cooperate with other parties to help resolve this issue together.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No.Panggil : S SOS MUS p-2015 ; Pembimbing : I. Dasim Budimansyah, II. Wilodati
Uncontrolled Keywords: peran orang tua, remaja, kenakalan remaja
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 22 Aug 2016 01:28
Last Modified: 22 Aug 2016 01:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21706

Actions (login required)

View Item View Item