TRANSFORMASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT CIREUNDEU

Nurharyanto, Puji (2015) TRANSFORMASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT CIREUNDEU. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Title.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Abstract.pdf

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Table_of_content.pdf

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Chapter1.pdf

Download (489kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100777_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (775kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Chapter3.pdf

Download (600kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100777_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (774kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Chapter5.pdf

Download (428kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100777_Bibliography.pdf

Download (468kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100777_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Era informasi menjadikan dunia menjadi satu jaringan informasi besar yang memungkinkan segalanya saling bertautan karena masyarakat dinamis demikian pula dengan budaya, hal tersebut menstimulus masyarakat untuk mengikuti proses transformasi sebagai akibat dari era informasi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya partisipasi pendidikan anak-anak masyarakat adat Cireundeu dan tidak diakuinya Sunda wiwitan sebagai agama oleh Pemerintah. Penelitian ini dilakukan di Kampung Cireundeu Rukun Warga 10, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses transformasi yang terjadi pada nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat Cireundeu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Memakan rasi merupakan puasa bagi masyarakat adat Cireundeu penganut kepercayaan Sunda wiwitan namun tidak semua penganut kepercayaan Sunda wiwitan memakan rasi sebagai makanan pokoknya. Pemahaman masyarakat adat Cireundeu terhadap agama merupakan pemaknaan budaya. 2) Mulai meningkatnya partisipasi pendidikan masyarakat adat Cireundeu membuat mereka harus ikut serta mempelajari mata pelajaran agama tertentu di sekolah karena belum terdapatnya pengajar khusus bagi siswa penganut keyakinan Sunda wiwitan dan sebagai antisipasi agar tidak terpengaruh oleh keyakinan lain, para tokoh pemuda masyarakat adat Cireundeu mengadakan diskusi surasa sebagai pengganti mata pelajaran agama di luar sekolah yang dilaksanakan di Bale Adat setiap hari Sabtu jam lima sore. 3) Masyarakat adat Cireundeu mulai membuka diri untuk menikah dengan penganut agama lain sebagai upaya dalam menjamin masa depan mereka dan mendapatkan hak warga negara, selain itu masyarakat adat Cireundeu percaya bahwa pernikahan tidak bisa dipaksakan berdasarkan kehendak orang tua karena urusan jodoh merupakan takdir Tuhan. Tata cara pemakaman masyarakat adat Cireundeu penganut kepercayaan Sunda wiwitan mendapat pengaruh dari ajaran agama Islam dan agama Kristen. Berdasarkan hasil penelitian ini maka nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adat Cireundeu telah mengalami perubahan/transformasi. ---------- Information era makes the world become big network information which is possible to link one another due to society and cultural are dynamic, it stimulates society and cultural to transform. This study is based on the higher of education participation indigenous people of Cireundeu and due to Sunda wiwitan is not considered as religion by the government. This study takes place in Kampung Cireundeu Rukun Warga 10, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi. The aim of this study is to find out transformation process on indigenous knowledge of indigeneous people of Cireundeu. This study is descriptive method with qualitative approach. Data is collected through observation, depth interview and documentation. The result of this study shows that (1) Eating rasi (cassava) is “fasting” for indigeneous people of Cireundeu who are believer of Sunda wiwitan but not all of Sunda wiwitan eat rasi as their main food. Their understanding about religion is to mean very deeply their ancient culture. (2) The higher of participation on indigenous people of Cirendeu in getting education makes them study some certain religion studies in school yet there is no special teacher for those who have faith in Sunda wiwitan and to get rid of children from other religion influences, adult figure in indigenous people of Cireundeu hold on discussion of surasa as the change their religion study outside school which is held on in Bale Adat every Saturday noon (5 pm). (3) Indigenous people of Cireundeu open themselves to marry other people who have different faith from them as attempt to guarantee their future and to get their civil right as citizen. Besides that, they believe that marriage can not be forced by their parent’s will due to mate is god’s will not human’s. Indigenous people of Cireundeu’s way of funeral who have faith in Sunda wiwitan get affected by Islam and Christian’s way of funeral. Based on conclusion of this study, indigenous knowledge of indigenous people of Cireundeu has transformed into new shape and new function.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. panggil: S SOS NUR t-2015 ; Pembimbing: I. Dadan Wildan II.Mirna Nur Alia A
Uncontrolled Keywords: tranformasi, masyarakat adat cireundeu, surasa, transformation, indigenous people of cireundeu, surasa.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 19 Aug 2016 01:53
Last Modified: 19 Aug 2016 01:53
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21676

Actions (login required)

View Item View Item