ARAH POLITIK GERAKAN ISLAM: Studi Komparatif Terhadap Ikhwanul Muslimin Di Mesir Tahun 1928-1949 Dengan Partai Keadilan Sejahtera Di Indonesia Tahun 1998-2009

Saleh, Rahman Nurdin (2015) ARAH POLITIK GERAKAN ISLAM: Studi Komparatif Terhadap Ikhwanul Muslimin Di Mesir Tahun 1928-1949 Dengan Partai Keadilan Sejahtera Di Indonesia Tahun 1998-2009. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Title.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Abstract.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Table_of_content.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Chapter1.pdf

Download (362kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1000422_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (513kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Chapter3.pdf

Download (460kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1000422_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (612kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Chapter5.pdf

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1000422_Bibliography.pdf

Download (336kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi berjudul Arah Politik Gerakan Islam (Studi Komparatif Terhadap Ikhwanul Muslimin Di Mesir Tahun 1928-1949 Dengan Partai Keadilan Sejahtera Di Indonesia Tahun 1998-2009) merupakan studi komparatif terhadap dua gerakan Islam yang berkembang di tempat dan waktu yang berbeda. Masalah utama yang dibahas adalah “bagaimana arah politik gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir dengan Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia?”. Penulis memfokuskan kajian Ikhwanul Muslimin dari tahun 1928 ketika gerakan ini berdiri sampai tahun 1949 ketika tokoh utama gerakan ini (Syeikh Hasan Al-Banna) wafat. Sedangkan untuk PKS penulis memfokuskan kajiannya dari tahun 1998 ketika didirikannya Partai Keadilan (cikal bakal PKS) hingga tahun 2009 ketika partai ini menjadi salah satu partai yang bersinar di panggung politik Indonesia. Masalah utama tersebut dibagi menjadi tiga pertanyaan penelitian, (1) Bagaimana latar belakang pendirian Ikhwanul Muslimin di Mesir tahun 1928-1949 dan Partai Keadilan Sejahtera tahun 1998-2009?; (2) bagaimana pengaruh pemikiran Ikhwanul Muslimin Mesir tahun 1928-1949 terhadap Partai Keadilan Sejahtera tahun 1998-2009 dalam bidang politik; dan (3) bagaimana persamaan dan perbedaan pemikiran politik antara Ikhwanul Muslimin Mesir tahun 1928-1949 dengan Partai Keadilan Sejahtera tahun 1998-2009. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki pemahaman tentang gerakan Islam khususnya Ikhwanul Muslimin di Mesir tahun 1928-1949 dan Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia tahun 1998-2009. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan melakukan empat langkah penelitian yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sedangkan untuk pengumpulan data penulis melakukan teknik studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa Ikhwanul Muslimin di Mesir merupakan salah satu gerakan yang berpengaruh besar di dunia Islam. Pengaruhnya kian terasa hingga ke Indonesia. Kemunculan Gerakan Tarbiyah yang kemudian bermetamorfosis menjadi Partai Keadilan tahun 1998 dan menjadi Partai Keadilan Sejahtera tahun 2003 tidak dapat dipisahkan dari pengaruh Ikhwanul Muslimin Mesir terutama dalam hal pemikiran politik. Pengaruh pemikiran politik Ikhwanul Muslimin terhadap Partai Keadilan Sejahtera ini dapat dilihat dari pemikiran mengenai hubungan Islam dan politik, pemikiran mengenai keterkaitan politik dengan dakwah, dan pemikiran mengenai perbaikan. Meskipun demikian, tidak dapat disimpulkan bahwa Ikhwanul Muslimin di Mesir tahun 1928-1949 dengan Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia tahun 1998-2009 adalah gerakan dengan pemikiran yang sama atau serupa. Kedua gerakan tersebut tetaplah dua gerakan yang berbeda. Mengenai persamaan dan perbedaannya, dapat ditelusuri dari cara Ikhwanul Muslimin dan Partai Keadilan Sejahtera dalam memandang nasionalisme, demokrasi, negara Islam dan Khilafah. Jika Ikhwanul Muslimin Mesir menjadikan dasar-dasar pemikiran ideologisnya sebagai acuan gerakannya, maka Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia mencoba untuk merekonstruksikan kembali pemikiran ideologis yang diadopsi dari Ikhwanul Muslimin agar sesuai dengan situasi dan kondisi di Indonesia. ---------- Thesis entitled “Political Direction of Islamic Movement” (A comparative Study toward Muslim Brotherhood in Egypt in 1928-1949 with Prosperous Justice Party In Indonesia in 1998-2009) is a comparative study of two Islamic movements that flourished in places and at different times. The main issue discussed is “how the political direction of Egypt's Muslim Brotherhood movement with Prosperous Justice Party in Indonesia?” The main problem is divided into three research questions, (1) how the background of the establishment and development of the Muslim Brotherhood in Egypt in 1928-1949 and Prosperous Justice Party in 1998-2009, (2) how the influence of the Egypt’s Muslim Brotherhood ideas in 1928-1949 toward Prosperous Justice Party in 1998-2009 in the field of politics, and (3) how the similarities and differences between the political thought of the Muslim Brotherhood of Egypt in 1928-1949 with the Prosperous Justice Party in 1998-2009. The purpose of this research is to improve the understanding of Islamic movement, especially the Muslim Brotherhood movement in Egypt in 1928-1949 and Prosperous Justice Party in Indonesia in 1998-2009. The method used is the historical method with conducting four steps, namely heuristic research, criticism, interpretation and historiography. Whereas the data collection, author conducted a literature study technique. Based on the results of this study can be explained that the Muslim Brotherhood in Egypt is one of the major influential movement in the Islamic world. Its influence increasingly felt in Indonesia. The emergence of Tarbiyah Movement which later metamorphosed into the Justice Party in 1998 and became Prosperous Justice Party 2003 can’t be separated from the influence of the Egyptian Muslim Brotherhood, especially in terms of political thought. The influence of the Muslim Brotherhood's political thought Prosperous Justice Party can be seen from thinking about the relationship between Islam and politics, thinking about political linkages with religious proselytizing, and thought about improvements. Nevertheless, it can’t be concluded that the Muslim Brotherhood in Egypt in 1928-1949 with Prosperous Justice Party in Indonesia in 1998-2009 is a movement with the same or similar ideas. Both movements remain two different movements. The similarities and differences can be traced from the way of the Muslim Brotherhood and Prosperous Justice Party in view of nationalism, democracy, Islam and the Khilafah state. If the Muslim Brotherhood of Egypt make the premises as a reference ideological movement, the Prosperous Justice Party in Indonesia trying to reconstruct the ideological thinking of the Muslim Brotherhood in order to be adopted in accordance with the circumstances in Indonesia. It resulted in differences in the political direction of both Islamic movements.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SEJ SAL: a-2015 ; Pembimbing: I. Suwirta, II. Moch. Eryk Kamsori
Uncontrolled Keywords: Ikhwanul Muslimin, PKS, Negara Islam
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education
D History General and Old World > DS Asia
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 16 Aug 2016 06:00
Last Modified: 16 Aug 2016 06:00
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21469

Actions (login required)

View Item View Item