Operasi Mandala Dalam Rangka Pembebasan Irian Barat : Pasang Surut Hubungan Indonesia - Belanda 1961-1962

Sudrajat, Herlambang Ipang (2015) Operasi Mandala Dalam Rangka Pembebasan Irian Barat : Pasang Surut Hubungan Indonesia - Belanda 1961-1962. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Title.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Abstract.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Table_of_content.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Chapter1.pdf

Download (293kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0901588_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (465kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Chapter3.pdf

Download (392kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0901588_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (696kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Chapter5.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0901588_Bibliography.pdf

Download (127kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0901588_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (404kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

The litle of this thesis is “Mandala Operation in The Liberation of Irian Barat : Up and Down of The Relationship of Indonesia – Dutch 1961-1962”. The main problem of this thesis was how is the influence of Mandala Operation to the Billateral relationship of Indonesia-Dutch. Then, the main pborlem of this thesis were : (1 How is the relationship of Indonesia before Mandala Operation? (2) How is the bakcground of Mandala Operation? (3) How is Suharto’s strategy in doing Mandala Operation? (4) How is the impact the success of Mandala Operation to the relationship of Indonesia – Dutch? The method that is used in this thesis was hystoris method through four phase, heuristic, criticism, interpretation, and histography. The techic of data collecting were literature study approach and documentation. Based on the result of the writer’s analysis, this thesis discussed about the billateral relationship of Indonesia-Dutch in time the liberation of Irian Barat that appeared after Indonesia got failure diplomacy considered that in a manner de jure and de facto Irian Barat was part of NKRI. Because of the diplomay that always got failure. Indonesia did action that is ofside of diplomacy. It was Mandala Operation. In Mandala Operation Mayjend Suharto was choosed as the commander of Mandala Operation, the strategies were infiltration, exploitation, consolidation. The success of Mandala Commander in doing strategies, made Belanda did negotiation was New York Agreement. From New York Agreement, the problem of Irian Barat can be solved. Politicaly, Dutch recognized the liberation of Indonesia, it can be see from Irian Barat included NKRI area. Military NKRI made ABRI took over the security of Irian Barat. ---------- Skripsi ini berjudul “Operasi Mandala Dalam Rangka Pembebasan Irian Barat : Pasang Surut Hubungan Indonesia-Belanda 1961- 1962”. Masalah utama yang dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana pengaruh Operasi Mandala terhadap hubungan bilateral Indonesia dan Belanda? kemudian masalah utama yang dibahas dalam skripsi ini, yaitu (1) Bagaimana hubungan Indonesia sebelum operasi mandala berlangsung? (2) Bagaimana latarbelakang terjadinya operasi mandala? (3) Bagaimana pelaksanaan strategi Suharto dalam menjalankan Operasi Mandala? (4) Bagaimana dampak keberhasilan Operasi Mandala terhadap hubungan Indonesia dan Belanda?. Metode yang dipakai dalam skripsi ini adalah menggunakan metode historis melalui empat tahapan, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan studi kepustakaan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis penulis skripsi ini membahas hubungan bilateral Indonesia-Belanda pada masa pembebasan Irian Barat yang timbul setelah pihak Indonesia mengalami kegagalan diplomasi pada Konferensi Meja Bundar (KMB) yang berlangsung pada tahun 1950 dan 1955. Indonesia mengangap secara de jure dan de facto wilayah Irian Barat merupakan bagian dari NKRI. Karena Diplomasi yang selalu mengalami kegagalan pihak Indonesia melakukan tindakan di luar Diplomasi yaitu dengan dibentuknya Operasi Mandala. Dalam Operasi Mandala ditunjuklah Mayjen Suharto sebagai Panglima Mandala, strategi yang digunakan diantaranya infiltrasi, eksploitasi, konsolidasi. Keberhasilan Panglima Komando Mandala dalam menjalankan strategi, membuat Belanda melakukan perundingan dengan Indonesia yang menengahi adalah PBB perundingan tersebut kita yang dikenal dengan persetujuan New York. Dari persetujuan New York masalah Irian Barat dapat terselesaikan, Secara politis Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dengan masuknya Irian Barat masuk kedalam wilayah NKRI, secara militer dengan masuknya Irian Barat kedalam wilayah NKRI membuat ABRI mengambil alih keamanan Irian Barat.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SEJ SUD o-2015; Pembimbing: I. Murdiyah Winarti, II. Syarif Moeis
Uncontrolled Keywords: Operasi Mandala, Pembebasan Irian Barat
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
D History General and Old World > DS Asia
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 08 Aug 2016 03:08
Last Modified: 08 Aug 2016 03:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21143

Actions (login required)

View Item View Item