KONDISI MASYARAKAT KORBAN BENCANA GERAKAN TANAH SEBELUM DAN SETELAH RELOKASI PEMUKIMAN DI KECAMATAN MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA

Widiawati, Wiwin (2015) KONDISI MASYARAKAT KORBAN BENCANA GERAKAN TANAH SEBELUM DAN SETELAH RELOKASI PEMUKIMAN DI KECAMATAN MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Title.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Abstract.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Table_of_content.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Chapter1.pdf

Download (352kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1105012_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (292kB)
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Chapter3.pdf

Download (448kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1105012_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (873kB)
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Chapter5.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1105012_Bibliography.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1105012_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (392kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka merupakan wilayah yang dijadikan tempat relokasi pemukiman akibat bencana gerakan tanah yang terjadi di Desa Cimuncang Kecamatan Malausma. Penelitian ini mengkaji kondisi masyarakat sebelum dan setelah relokasi pemukiman. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kondisi masyarakat sebelum dan setelah relokasi pemukiman melalui beberapa indikator diantaranya kepemilikan lahan, pengetahuan terhadap gerakan tanah, proses relokasi, fasilitas umum, mata pencaharian, pendapatan, dan aksesibilitas. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan survei. Pengambilan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan jumlah responden sebanyak 86 responden. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase dan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi masyarakat setelah relokasi dinilai baik, hal tersebut didukung oleh proses relokasi yang dilakukan dengan cepat, aksesibilitas yang sudah baik dan mudah dicapai oleh kendaraan bermotor, kepemilikan rumah yang ditempati menjadi hak milik masyarakat. Fasilitas umum dinilai cukup disebabkan belum rampungnya sebagian fasilitas seperti penampungan air, pos jaga, dan kantor desa. Kehidupan masyarakat sebelum dan setelah relokasi mengalami perubahan yang cukup besar dalam segi mata pencaharian dan pendapatan, mayoritas masyarakat mengalami perubahan mata pencaharian dari petani menjadi buruh bangunan dan buruh pabrik rumahan sehingga pendapatan masyarakat menurun. Pembangunan fasilitas dan pemenuhan sandang, panagan, papan bagi masyarakat tentunya menjadi perhatian utama agar terciptanya kehidupan yang berjalan dengan baik. ---------- Distric Malausma, Majalengka is an area which used to relocate residents due to the mass wasting disaster that occurred at Desa Cimuncang, Distric Malausma. This research study of changes conditions of the community before and after relocation settlement. The purpose of this research identify conditions of the community before and after the relocation settlement though sevaral indicators of them land ownership, knowledge of movements of the ground, the relocation process, public facility, livelohoods, income and accessibility. The methods of this study are descriptive and assisted by survey. The respondents were chosen using random sampling technique with amount of respondents is eighty six respondent. Data were analyzed using percentage technique and Likert scale technique. The results of the study showed that conditions of the community after relocation was assesed as good, this is supported by the process of reloc performed quickly, accessibility who are good and reached easily by vehicles, and ownership house occupied become their property the community. Public facilities are considered to be quite caused not yet the completion some facilities such as water body, the sentry, and the vilage office. The lives of the bifore and after the relocation experienced any appreciable change in the perspective of livelihoods and income, majority of the change of livelihoods of farmer become construction workers and factory worker home so that the income of the decline. The establishment of facilities and fulfilment of clothing, food, board for the community should create the main concern in order life that runs well.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S GEO WID k-2015; Pembimbing: I. Dede Rohmat, II. Yakub Malik
Uncontrolled Keywords: Gerakan Tanah, Pemukiman, Kondisi Masyarakat
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Geografi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 08 Aug 2016 02:57
Last Modified: 08 Aug 2016 02:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21082

Actions (login required)

View Item View Item