MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR LOMPAT TINGGI GAYA GULING SISI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS V SDN PAMULIHAN KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG

Permana, Nugraha Panji (2016) MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR LOMPAT TINGGI GAYA GULING SISI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS V SDN PAMULIHAN KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG. S1 thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA.

[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_title.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_table_of_content.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_chapter1.pdf

Download (336kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_1204150_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (625kB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_chapter3.pdf

Download (432kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_1204150_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_chapter5.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_1204150_bibliography.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_1204150_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil belajar siswa kelas V SDN Pamulihan dalam melakukan gerak dasar lompat tinggi gaya guling sisi, karena hanya lima siswa atau 20,8% yang tuntas mencapai nilai KKM. Penyebab dari terjadinya hal tersebut adalah proses pembelajaran yang monoton dan kurang kreatif, sehingga siswa kurang memahami materi yang diajarkan dan banyak pula siswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerak dasar lompat tinggi gaya guling sisi. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian yang dapat memperbaiki permasalahan tersebut dengan suatu model pembelajaran yang tepat. Model yang dipilih yaitu model pembelajaran cooperative learning tipe team game tournament (TGT). Tujuan diterapkannya model ini adalah untuk mengetahui rencana pembelajaran, pelaksanaan atau proses pembelajaran, peningkatan aktivitas siswa, serta peningkatan hasil belajar siswa dalam materi gerak dasar lompat tinggi gaya guling sisi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PTK (penelitian tindakan kelas) dengan mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart. Dalam model Kemmis dan Mc Taggart ini terdapat empat tahap penelitian, yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Untuk melaksanakan penelitian ini, ada beberapa format instrumen yang digunakan oleh peneliti, yaitu, lembar observasi kinerja guru rencana pembelajaran, lembar observasi kinerja guru pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, lembar wawancara, lembar catatan lapangan, dan lembar tes hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe team game tournament (TGT) pada siklus III mampu meningkatkan hasil kinerja guru dari perencanaan pembelajaran dan mencapai target yaitu 100%. Kemudian, mampu meningkatkan hasil kinerja guru dari pelaksanaan pembelajaran dan mencapai target yaitu 97,22%. Model ini juga dapat meningkatkan aktivitas siswa hingga mencapai target yaitu 91,66%, serta meningkatkan hasil belajar siswa yang mencapai target yaitu 87,5%. Kata Kunci : Model pembelajaran cooperative learning tipe team game tournament (TGT), gerak dasar lompat tinggi gaya guling sisi.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Depositing User: UPI Kampus Sumedang
Date Deposited: 29 Jul 2016 02:50
Last Modified: 29 Jul 2016 02:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/20896

Actions (login required)

View Item View Item