PERBANDINGAN PENGARUH LETAK GEOGRAFIS TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI PERKOTAAN, PEDESAAN DAN DAERAH TRANSISI DI KABUPATEN BOGOR

Nugraha, Banyu (2015) PERBANDINGAN PENGARUH LETAK GEOGRAFIS TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI PERKOTAAN, PEDESAAN DAN DAERAH TRANSISI DI KABUPATEN BOGOR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Title.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Abstract.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Table_of_content.pdf

Download (389kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Chapter1.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
S_IKOR_1005162_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (330kB)
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Chapter3.pdf

Download (508kB) | Preview
[img] Text
S_IKOR_1005162_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (276kB)
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_Chapter5.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IKOR_1005162_ Bibliography.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text
S_IKOR_1005162_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://Repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal diantaranya, kurangnya tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah dasar sesuai harapan, selain itu penelitian ini juga ingin mengetahui perbedaan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar dari tiga tempat yang berbeda. Sehingga tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani antara siswa sekolah dasar yang berasal dari perkotaan, pedesaan, dan daerah transisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif. Populasi berjumlah 114 orang dan yang dijadikan sampel berjumlah 63 orang dari tiap-tiap sekolah yang dijadikan objek penelitian. Sampel penelitian ditentukan dengan cara acak(undi) sehingga didapatkan sampel dengan rincian 21 orang dari SDN Pasirbuncir, 21 orang dari SDN Cinagara 1, dan 21 orang dari SDN Cinagara 2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk anak usia 10-12 tahun yaitu Tes Lari 40 meter, Tes Gantung Sikuk Tekuk, Tes baring Duduk 30 detik, Tes Loncat Tegak, dan Tes Lari 600 meter. Hasil dari penelitian berdasarkan dk (2.60), maka harga Ftabel = 3,15 untuk signifikansi 0,05. Harga Fhitung = 0,00048 ternyata lebih kecil dari Ftabel = 3,15. Karena harga Fhitung lebih kecil dari harga Ftabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar di perkotaan, pedesaan dan daerah transisi. Berdasarkan letak daerah masing-masing yaitu perkotaan, pedesaan, dan transisi tidak mempengaruhi kebugaran jasmani secara signifikan. Kata kunci : kebugaran jasmani, siswa sekolah dasar, letak geografis. This research is motivated by several things including, lack of physical fitness level of primary school students as expected, in addition, this study also wanted to know the difference in physical fitness of elementary school students from three different places. So the purpose of this research is to know the difference between the physical fitness of elementary school students who come from urban, rural, and the transition area. The method used in this research is a comparative descriptive method. A population of 114 people and the sample amounted to 63 people from each school, as object of study. The research sample is determined by means of random (dice) to obtain samples with details 21 people from SDN Pasirbuncir, 21 people from SDN Cinagara 1, and 21 people from SDN Cinagara 2. The instrument used in this study is an instrument Indonesian Physical Fitness Test for children aged 10-12 years is 40 meters Run Tests, Hanging Elbow Bend Tests, Lying Sitting 30 seconds Tests, Skip Upright Tests, and 600 meters Run Test. The results of study by dk (2.60), then the price Ftable = 3.15 to 0.05. Prices Fcount = 0.00048 is smaller than Ftable = 3.15. Because the price of Fcount smaller than Ftable, then Ho accepted and Ha rejected. This means there is no difference in physical fitness of elementary school students in urban, rural and transition area. Based on the location of each area is urban, rural, and the transition did not significantly affect physical fitness. Keywords: physical fitness, elementary school students, geographic location.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: No. Panggil : S IKOR NUG p-2015; Pembimbing : I. Sumardiyanto, II. Iman Imanudin
Uncontrolled Keywords: kebugaran jasmani, siswa sekolah dasar, letak geografis.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi > Program Studi IKOR
Depositing User: Mrs. Neni Sumarni
Date Deposited: 29 Feb 2016 04:08
Last Modified: 29 Feb 2016 04:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/19389

Actions (login required)

View Item View Item