FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KELOMPOK LANSIA DI KOTA BANDUNG DALAM MEMANFAATKAN WAKTU LUANG UNTUK REKREASI

Rifa’i, Irfan (2015) FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KELOMPOK LANSIA DI KOTA BANDUNG DALAM MEMANFAATKAN WAKTU LUANG UNTUK REKREASI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Title.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Abstract.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Table_of_content.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Chapter1.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1105314_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (379kB)
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Chapter3.pdf

Download (656kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1105314_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Chapter5.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1105314_Bibliography.pdf

Download (239kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1105314_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Keberhasilan Indonesia dalam program menurunkan tingkat kelahiran dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, sehingga meningkatkan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) bertambah dalam sebuah populasi. yaitu jumlah penduduk lanjut usia (lansia) yang bertambah dalam sebuah populasi. Penduduk usia lanjut memiliki waktu luang yang cenderung cukup banyak untuk melakukan aktifitas dan akan lebih baik bila pemanfaaatan waktu itu dilakukan untuk memenuhi kegiatan yang bermanfaat, maka dari itu lansia bebas untuk memilih kegiatan-kegiatan yang mampu mengembangkan kualitas hidup para lansia. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah kegiatan yang bersifat rekreasi. Mayoritas penduduk sebagian besar ada di daerah kota besar begitupun lansia yang merupakan bagian dari penduduk kota besar, termasuk Kota Bandung. Sehingga dalam menentukan tempat untuk berekreasi dipengaruhi oleh motivasi pendorong dan penarik dari lansia Kota Bandung. Penelitian ini memahami dan menganalisis mengenai faktor-faktor dari motivasi pendorong dan penarik berekreasi yang menjadi faktor yang mempengaruhi lansia dalam memilih destinasi dan menganalisis faktor dominan yang terbentuk dari motivasi pendorong dan penarik berekreasi. Kemudian menganalisis upaya yang mampu dilakukan pemerintah ataupun pengelola destinasi wisata demi meningkatkan partisipasi lansia dalam berekreasi berdasarkan faktor dominan yang terbentuk. Pengolahan data dibantu dengan software SPPS 16.0 for windows dengan metode analisis faktor. Delapan belas variabel kemudian membentuk 6 faktor dominan dengan faktor dominan utama yaitu Social and Destination yang terdiri dari Social Motivation, Attraction, Accesibility, Amenities dan Ancillary. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dapat memberikan rekomendasi kepada pihak pengelola maupun pemerintah serta lembaga terkait demi meningkatkan aspirasi lansia Kota Bandung dalam meluangkan waktu nya untuk berekreasi. Kata Kunci : Analisis Faktor, Motivasi Berekreasi, Waktu Luang, Lanjut Usia. Indonesia has succeeded on reducing the birth rate programs and improving the quality of health services, which means as the increasing of elderly people in one population. Elderly people have quite a lot of spare time to do many activities and it would be better if the spare time is used to fulfill some useful activities. Therefore, elderly have a freedom to choose activities that could increase their life quality. One of the activities could be a recreational activity. People majority are in a large town area, and so elderly which a part of a large town people, including Bandung. Deciding recreation place are affected by the pull-push motivation from elderly in Bandung. This research known and analyze those pull-push factors from pull-push recreation motivation that affect elderly in choosing destination, and analyzing the dominant factor that built from those pull-push recreation motivation. And then, analyzing efforts that could be done by the government or the recreation destination developer to increase elderly recreation participation based on dominant factor that been built. Data processed with SPPS 16.0 for windows software with analysis factor method. Eighteen variables formed six dominant factors with two main dominant factors, which are Social and Destination that consist Social Motivation, Attraction, Accesibility, Amenities and Ancillary. From the research, researcher can recommend the developer, the government, and also the relevant institution to increasing Bandung elderly aspiration in make time for recreation activity. Keyword : Factor Analysis, Recreation Motivation, Leisure Time, Elderly.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S_MRL_RIF f-2015; Pembimbing : I. Fitri Rahmafitria, II. Rosita
Uncontrolled Keywords: Analisis Faktor, Motivasi Berekreasi, Waktu Luang, Lanjut Usia.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Manajemen Resort & Leisure
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 19 Feb 2016 02:36
Last Modified: 19 Feb 2016 02:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/19311

Actions (login required)

View Item View Item