MODEL EKSPRESI NONVERBAL MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SATRA INDONESIA SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA

Mulyanto, Abus (2015) MODEL EKSPRESI NONVERBAL MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SATRA INDONESIA SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA. eprint_fieldopt_thesis_type_phd thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Title.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Table_of_Content.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Abstract.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Chapter1.pdf

Download (200kB) | Preview
[img] Text
D_BIND_0907575_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (480kB)
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Chapter3.pdf

Download (207kB) | Preview
[img] Text
D_BIND_0907575_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Chapter5.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_BIND_0907575_Bibliography.pdf

Download (181kB) | Preview
[img] Text
D_BIND_0907575_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (16MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian tentang ekspresi nonverbal dan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa kurang mendapat perhatian, padahal penelitian terdahulu menunjukkan besarnya sumbangan ekspresi nonverbal terhadap efektivitaas komunikasi. Penelitian ini dirancang untuk mendapatkan model/pola ekspresi nonverbal yang berasal dari masyarakat pengguna bahasa Indonesia, dengan korpus data berupa ekspresi nonverbal mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Islam Nusantara Bandung. Fokus penelitian ini adalah ekspresi wajah, kaki, tangan, dan tubuh. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan kualitatif, metode analisis deskriptif kualitatif, dan dengan dasar teori 5C (context, cluster, congruence, consistenscy, dan culture) yang dikemukakan Goman. Hasil penelitian dimanfaatkan dalam pengembangan aspek teoritis dan praktis dalam pembelajaran bahasa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam menafsirkan ekspresi nonverbal, teori positif-negatif dapat diterapkan. Teori positif-negatif adalah analog dari sumbu x, y, dan z dalam diagram. Persimpangan sumbu x, y, dan z adalah 0. Titik sumbu x menggambarkan posisi ke atas, netral, dan ke bawah. Sumbu Y menggambarkan posisi ke arah kiri atau kanan dan netral. Z sumbu menggambarkan posisi ke belakang, netral, dan ke depan. Posisi 0 adalah sama dengan posisi netral. Gerakan atau ekspresi yang mengarah ke atas, ke depan, termasuk memperluas, menggembung, mendekati, dan membuka menjelaskan arti positif. Arti positif berarti baik (dalam batas yang dapat diterima), termasuk juga makna yang ekstrim, yaitu agresif/ menyerang. Gerakan atau ekspresi bawah, ke belakang, menjauh termasuk menyusut dan penutupan adalah gambar dari arti negatif. Arti negatif dapat pasif (dalam batas yang dapat diterima), termasuk juga makna yang ekstrim, yaitu defensif/ bertahan hidup, dan antipati. Hasilnya dapat digunakan oleh para guru/ dosen. Dengan menguasai teori bahasa nonverbal, guru dapat melakukan lebih cepat evaluasi formatif dari proses pembelajaran berdasarkan ekspresi nonverbal yang menggambarkan pikiran dan perasaan siswa. Para guru akan mengatur strategi belajar yang lebih tepat dan efektif ----------- Nonverbal expression research and its utilization in language learning has a little care, whereas the study appointed lots of contribution nonverbal expression to effectively of communication. This study was designed to obtain model/nonverbal expression patterns derived from the community of Indonesian user. The study was focused on facial expressions, legs, hands, and gesture. It was developed with qualitative approach, descriptive analysis method, and the basic theory of 5C (context , cluster , congruence , consistenscy, and culture) proposed Goman. The results of the study are expected to provide theoretical and practical benefits. Based on the results of the study, it can be concluded that in interpreting nonverbal expression, positive-negative theory can be applied. Positive-negative theory is analogous of the axis x, y, and z in the diagram. The intersection of the axis x, y, and z is 0. The point axis x illustrates position upwards, neutral, and downwards. Y axis describes position towards left or right and neutral. Z axis illustrates position backward, neutral, and forwards. Position 0 is equal to the neutral position. Movement or expression that leads upward, forward, including expanding, bulging, approaching, and opening describes positive meaning. The positive meaning can be good (within acceptable limit. Movement or expression downward, backward, moving away including shrinking and closing is a picture of the negative meaning. The negative meaning can be passive (within acceptable limits), including also the extreme meaning, namely defensive/survive, and antipathy. The results can be used by teachers/lecturers. By mastering the theory of nonverbal language, teachers can conduct more quickly formative evaluation of the learning process based on nonverbal expression that describes students’ thoughts and feelings. The teachers will set of learning strategies more appropriately and effectively

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (eprint_fieldopt_thesis_type_phd)
Additional Information: No. Panggil: D BIND MUL m-2015; Promotor: Syamsuddin A.R, Ko-Promotor: Syihabuddin, Anggota: Engkus Kuswarno
Uncontrolled Keywords: language, nonverbal, gesture, kinetics, Bahasa, nonverbal, gesture,kinesik
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-3
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 26 Jan 2016 01:52
Last Modified: 26 Jan 2016 01:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/19197

Actions (login required)

View Item View Item