PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SIWA DALAM PEMBELAJARAN ENERGI BUNYI KELAS IV SDN JATIREJA 03 CIKARANG TIMUR KABUPATEN BEKASI

Trijayanti, Karsiah (2013) PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SIWA DALAM PEMBELAJARAN ENERGI BUNYI KELAS IV SDN JATIREJA 03 CIKARANG TIMUR KABUPATEN BEKASI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_title.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_abstract.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_table of content.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_chapter1.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_0905340_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (368kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_chapter3.pdf

Download (496kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_0905340_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (362kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_chapter5.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_0905340_bibliography.pdf

Download (200kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi energi bunyi, proses pembelajaran di kelas ini siswa tidak fokus terhadap pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kontekstual yang dapat membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi yang nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa SD dalam pembelajaran IPA dengan menerapakan pendekatan kontekstual. Maka penelitian ini difokuskan pada situasi kelas, yang dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan PTK terdiri atas perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan mengadopsi model Kemmis dan MC Taggart.Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data berupa alat evaluasi (tes) siswa, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Proses pelaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun pada siklus I peneliti memfasilitasi siswa mempelajari sumber-sumber energi bunyi dan melakukan pembuktian melalui percobaan tentang terjadinya bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Pada siklus II peneliti memfasilitasi siswa untuk melakukan pembuktian melalui percobaan tentang energi bunyi serta sifat-sifatnya. Adapun peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan kontekstual pada siklus I dengan rata-rata kelas 66 atau 60% dengan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar 11 orang. Pada siklus II meningkat menjadi 77 atau 90% dengan 17 siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Simpulan dari hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran energi bunyi. Dari hasil temuan-temuan dalam penelitian ini maka ada rekomendasi untuk selanjutnya yaitu, diharapkan pada guru-guru SD supaya mempelajari tentang pembelajaran kontekstual tidak dalam pembelajaran IPA saja, tetapi pada mata pelajaran lainnya. Contextual Approach to Improving Student Learning Outcomes in Learning Sound Energy Class IV in SDN Jatireja 03 East Cikarang Bekasi.This research was an attempt to improve the activity and student learning outcomes in science learning materials sound energy, the learning process in this class students are not focused on learning. Study using a contextual approach that can help teachers relate what is taught with real situations and encourage students to make connections between their knowledge with its application in everyday life. To overcome this problem, do the classroom action research aimed at improving student learning outcomes in science teaching elementary school by applying a contextual approach.This research is focused on the classroom situation, which is known as Classroom Action Research. Stages of Classroom Action Research consists of planning, implementation, observation, and reflection. The study consisted of two cycles, and adopted the model Kemmis and Taggart MC. Research instruments were used to obtain data in the form of evaluation tools (tests) student, teacher observation sheet activities and activities of students during the learning process. Implementation process of learning in this study conducted in accordance with the plans that have been prepared in the first cycle to facilitate student researchers studying sound energy sources and to prove through experimentation on the sound produced by a vibrating object.In the second cycle to facilitate student researchers to prove through experiments on sound energy along with its properties. As for improving student learning outcomes after learning by applying a contextual approach in the first cycle an average grade 66 or 60% with the number of students who achieve the passing grade 11 students. In the second cycle increased to 77 or 90% with 17 students who achieve mastery learning. Conclusions from the study proves that the contextual approach can improve student learning outcomes in learning sound energy. From the results of the findings in this study that there is a recommendation for the next ie, expected on elementary school teachers in order to learn about the contextual learning in science teaching, but on other subjects.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 30 Sep 2013 04:02
Last Modified: 30 Sep 2013 04:02
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/1912

Actions (login required)

View Item View Item