APLIKASI METODE GEOFISIKA DAN GEOTEKNIK UNTUK MEMPREDIKSI RUN-OUT GERAKAN TANAH

FIRMANSYAH, - (2015) APLIKASI METODE GEOFISIKA DAN GEOTEKNIK UNTUK MEMPREDIKSI RUN-OUT GERAKAN TANAH. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_FIS_1101062_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (643kB)
[img] Text
S_FIS_1101062_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_chapter1.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_chapter3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_abstract.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_bibliography.pdf

Download (397kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1101062_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_chapter5.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_table_of_content.pdf

Download (465kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1101062_title.pdf

Download (209kB) | Preview

Abstract

Pengetahuan mengenai penentuan run-out gerakan tanah sangat dibutuhkan dalam kajian mitigasi bencana pergerakan tanah, khususnya pada lereng yang sangat berpotensi terjadi reaktivasi gerakan tanah seperti di ruas jalan tol Cipularang KM 100. Penelitian ini menerapkan metode geofisika dan geoteknik untuk memprediksi run-out gerakan tanah. Metode geofisika yang diterapkan yaitu pengukuran electrical resistivity tomography (ERT) dua lintasan menggunakan alat SuperSting R8 IP dengan konfigurasi elektroda dipol-dipol dalam arah selatan-utara dan timur-barat dan pengeboran dangkal juga dilakukan untuk mendapatkan sampel tanah tak terganggu menggunakan metode Hand Auger. Investigasi lapangan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran awal struktur geologi bawah permukaan dan geometri bidang gelincir. Kemudian, informasi tersebut digunakan untuk memilih metode geoteknik yang sesuai untuk menganalisis stabilitas lereng dan mengkarakterisasi sifat fisik tanah berdasarkan uji standar di laboratorium dengan tambahan analisis mikrostruktur menggunakan micro-CT scan. Metode Morgenstern-Price telah diterapkan untuk mengestimasi potensi bidang gelincir dan volume tanah tidak stabil yang berpotensi bergerak yang digunakan untuk menentukan posisi pusat massa. Pendekatan pusat massa berdasarkan model gesekan Coulomb digunakan untuk memprediksi run-out gerakan tanah. Hasil profil ERT menunjukkan bahwa geometri bidang gelincir di lokasi penelitian berbentuk lingkaran (circular sliding surface). Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa lereng tersusun atas pasir tufa di daerah permukaan dengan kadar air yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan dibawahnya yang tersusun atas pasir lempungan. Berdasarkan hasil analisis struktur mikroskopis diperoleh bahwa distribusi ruang pori tidak merata dengan struktur pori yang cukup kompleks dengan representasi nilai porositas yang sebanding dengan hasil uji laboratorium. Berdasarkan analisis stabilitas lereng, volume tanah yang tidak stabil sebesar 308,15 m3 diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan sekitar 4,86 m/s dengan jarak tempuh sejauh 34,03 m. Massa tanah ini akan kembali menutupi jalan tol sepenuhnya pada jalur dari arah Bandung menuju Jakarta

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S FIS FIR a-2015 Pembimbing : I.Selly Feranie II.Adrin Tohari
Uncontrolled Keywords: analisis stabilitas lereng, bidang gelincir lingkaran, micro-CT scan, model gesekan Coulomb, run-out
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Fisika (non kependidikan)
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 05 Jan 2016 02:06
Last Modified: 05 Jan 2016 02:06
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/18856

Actions (login required)

View Item View Item