Penerapan Teknik Clustering Dalam Pembelajaran Menulis Cerpen : penelitian eksperimen kuasi pada siswa kelas XI SMAN 24 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015

Warningsih, Nining (2015) Penerapan Teknik Clustering Dalam Pembelajaran Menulis Cerpen : penelitian eksperimen kuasi pada siswa kelas XI SMAN 24 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Title.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Abstract.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Table_of_content.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Chapter1.pdf

Download (287kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1102482_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (241kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Chapter3.pdf

Download (528kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1102482_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Chapter5.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1102482_Bibliography.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1102482_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek. Menulis cerpen masih dianggap sulit bagi sebagian besar siswa terutama kesulitan dalam mencari dan mengembangkan topik menjadi rangkaian cerita yang utuh, apalagi dengan adanya kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 yang menuntut siswa untuk terampil menulis teks. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan strategi, metode, ataupun teknik yang membantu memudahkan siswa dalam pembelajaran menulis cerpen. Oleh karena itu peneliti memilih teknik clustering untuk diujicobakan dalam pembelajaran menulis cerpen di kelas XI. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: 1) bagaimana kemampuan siswa kelas XI dalam menulis cerpen sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan teknik clustering di kelas eksperimen; 2) bagaimana kemampuan siswa kelas XI dalam menulis cerpen sebelum sesudah pembelajaran yang tidak menggunakan teknik clustering di kelas kontrol; 3) apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hal-hal yang tercantum dalam rumusan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Desain ini menggunakan dua kelas. Kelas pertama merupakan kelas eksperimen dan kelas kedua merupakan kelas kontrol sebagai pembanding. Kedua kelas ini akan mendapatkan pretest dan posttest. Namun perbedaannya kelas eksperimen mendapatkan perlakuan berupa teknik yang diujicobakan dalam pembelajaran menulis cerpen. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis, diperoleh hasil thitung (5,58) > ttabel (2,0021) pada taraf signifikansi 0,05 dan db 58. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest terbukti signifikan karena thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik clustering terbukti efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis cerpen di kelas XI. This research is motivated by the problem of low ability of the students in writing short stories. Writing short stories is still considered difficult for most students, especially the difficulty in finding and developing a series of topics into the whole story, especially with the new curriculum is the curriculum in 2013 that requires students to skilled writing. Based on these problems, it takes strategy, methods, or techniques that help facilitate students in learning to write short stories. Because the researchers chose clustering technique to be tested in learning to write short stories in class XI. The formulation of the problem in this study include: 1) how the class XI student's ability to write short stories before and after the learning using clustering techniques in experimental class; 2) how the class XI student's ability to write short stories before after learning that do not use clustering techniques in class control; 3) whether there is a significant difference between the ability to write short stories in class XI students in the experimental class and control class. The purpose of this study was to describe things that are listed in the formulation of the problem. The method used in this study is a quasi experimental research design with nonequivalent control group. This design uses two classes. First class is an experimental class and the second class is a class of controls for comparison. Both of these classes will get a pretest and posttest. But the difference of treatment in the form of an experimental class get tested technique in learning to write short stories. Based on the calculation results of hypothesis testing, the result thitung (5.58) > ttable (2.0021) at a significance level of 0.05 and db 58. It can be concluded that the difference in the average value of pretest and posttest proved significant because thitung > ttabel so H0 rejected and Ha accepted. This is a significant difference between the experimental class and control class. So, the results from this study indicate that the clustering technique proved to be effectively applied in learning to write short stories in class XI.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S IND WAR p-2015; Pembimbing : I. Ma'mur Saadie, II. Halimah
Uncontrolled Keywords: teknik clustering , menulis cerpen
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 29 Oct 2015 04:47
Last Modified: 29 Oct 2015 04:47
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/18501

Actions (login required)

View Item View Item