Idiologi Jeung Idéntitas Masarakat Sunda Dina Roman Carios Agan Permas Karya Joehana : kritik poskolonial

Abdilah, Arif Ali (2015) Idiologi Jeung Idéntitas Masarakat Sunda Dina Roman Carios Agan Permas Karya Joehana : kritik poskolonial. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Title.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Abstract.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Table_of_content.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Chapter1.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text
T_PBBS_1302737_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (609kB)
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Chapter3.pdf

Download (283kB) | Preview
[img] Text
T_PBBS_1302737_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (551kB)
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Chapter5.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PBBS_1302737_Bibliography.pdf

Download (152kB) | Preview
[img] Text
T_PBBS_1302737_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (219kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya usaha untuk membangkitkan, menumbuhkan, dan menyebarkan kesadaran diri, sehingga dapat menentukan gagasan sendiri atau kolektif dalam menghadapi kehidupan dengan persoalan-persoalannya. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini, adalah untuk mendeskripsikan (1) ideologi yang muncul dalam roman Carios Agan Permas (CAG); (2) bentuk dominasi dan resistensi yang muncul dalam roman CAG; dan (3) identitas masyarakat Sunda yang muncul dalam roman CAG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik yang bertujuan untuk mencari dan mendeskripsikan data-data dengan mengaitkan antara struktur sosial dengan teks sastra secara teliti, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik fokalisator, dan teknik interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap kelas sosial masyarakat memiliki ideologi yang berbeda-beda. Bagi kelas kuasa, ideologi digunakan untuk mempertahankan kohesi sosial dan memperkuat kekuasaan. Hal ini tampak pada diri Haji Serbanna dan Imas. Bagi kelas tertindas, ideologi digunakan sebagai bentuk perlawanan terhadap kelas kuasa. Hal ini tampak pada diri Ambu Imba dan Otong. Di samping itu, dalam roman ini terdapat juga ideologi kelas kuasa, yang praktiknya digunakan untuk melakukan perlawan dan perlindungan terhadap kelas tertindas, seperti tampak pada diri Brani. Jika melihat penemuan tersebut, maka akan tampak bahwa yang menggerakan dan memengaruhi ideologi setiap subjek adalah masalah ekonomi. Semakin menguasai perekonomian, maka setiap subjek memiliki kebebasan untuk melakukan dominasi dan resistensi. Adapun identitas yang muncul dalam roman ini adalah identitas hibrid. Identitas baru, yang terbentuk akibat adanya pengaruh kolonialisme. Tapi, dalam praktiknya identitas tersebut memiliki sifat yang ambigu sekaligus ambivalen, seperti yang tampak pada diri Haji Serbanna dan Imas. Identitas hibrid lainnya, tampak dalam diri Brani. Namun dalam praktiknya, identitas yang terbentuk dalam diri Brani memiliki sifat ambigu, dalam arti, Brani bisa menempatkan dan menentukan identitas dirinya sebagai pribumi. Saran disampaikan kepada peneliti selanjutnya untuk lebih mengkhususkan penelitian pada salah satu aspek dari ruang lingkup tiori poskolonial, agar hasil penelitian lebih mendalam dan lebih menguak masalah yang menggejala di masyarakat Sunda. Akhirnya, semoga hasil penelitian ini dapat memperkaya khazanah bahasa dan sastra Sunda dan menjadi cerminan dan pedoman dalam menentukan dan menerapkan gagasan serta identitas diri dalam menghadapi persinggungan budaya luar yang masuk dan memengaruhi budaya pribumi. This research is motivated by the need for businesses to raise, grow, and spread awareness of self, so that they can determine their own idea or collective to face of life with the problems. As for the objectives of this study was to describe (1) the ideology that appears in the romance Carios Agan Permas (CAG); (2) forms of domination and resistance that appear in the romance CAG; and (3) the identity of Sundanese people whom appear in the novel CAG. The method of this reseach is analytical descriptive to find and describe datas by connecting each social structure with literature text in detail, while the technique used are literature review, focalisator, and interpretation. The result of this research shows each social classes has their own ideology. To powerful class, ideology is used to maintain social cohesion and to strengthen their power. This is clearly shown by Haji Serbanna and Imas. To oppressed class, ideology is used as a form of. Resistance toward the powerful class. This is clearly shown by Ambu Imba and Otong. On the other hand, there is other ideology of the powerful class that is used on resisting and protecting the opressed class, which is shown by Brani. Looking at this discovery, what moved and influenced each subject's ideology is economy. The more one dominates economy, the more one has more freedom to do domination and resistance. The identities found in this romance Tare hybrid identities. New identity, formed as the cause of colonialism. However, in practice this identity is ambiguous and ambivalence, as shown by Haji Sabanna and Imas. Other hybrid identity is shown by Brani and this identity formed within Brani is ambiguous, in other words, Brani places himself and decided to be identified as indigenous person. Advice for the next researcher is to more specify the research on one of the aspects of post-colonial theory, so the result of the research is more in-depth and more able to reveal phenomena in Sundanese society. At last, hope that this reseach will enrich th variety of Sundanese language and literature and to be a reflection and guidance in determining and implementing the ideas and identity in the face of cultural intersection outside the entrance and affect the indigenous culture.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T PBBS ABD i-2015; Pembimbing : Retty Isnendes
Uncontrolled Keywords: ideologi, identitas, kritik poskolonial
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 29 Oct 2015 04:32
Last Modified: 29 Oct 2015 04:32
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/18412

Actions (login required)

View Item View Item