PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI MADRASAH DINIYAH AWWALIYAH (MDA)

Afifah, Nur Dewi (2013) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI MADRASAH DINIYAH AWWALIYAH (MDA). S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_TITLE.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_ABSTRACT.pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_TABLE OF CONTENT.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_CHAPTER1.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text
D_PK_0800847_CHAPTER2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (782kB)
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_CHAPTER3.pdf

Download (432kB) | Preview
[img] Text
D_PK_0800847_CHAPTER4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_CHAPTER5.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D_PK_0800847_BIBLIOGRAPHY.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text
D_PK_0800847_APPENDIX.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (587kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perilaku peserta didik yang belum mencerminkan akhlak mulia. Penelitian ini memanfaatkan teori akhlak mulia, model pembelajaran, prinsip pembelajaran PAI, dan filsafat konstruktivisme dalam pembelajaran sebagai pijakan teoretisnya. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development yang diadaptasi dari buku Borg and Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara, angket dan tes. Hasilnya adalah (1) Pertama, intervensi proses pembelajaran berupa rekayasa model pembelajaran merupakan kebutuhan. Hal itu didasarkan pada kelemahan proses pembelajaran, rendahnya kreativitas guru, dan sarana yang tidak mendukung tumbuh kembangnya akhlak mulia peserta didik; (2) model yang dikembangkan adalah model yang valid berdasarkan uji validitas internal dan eksternal (uji luas). Kontennya bersifat integratif, diorganisasikan secara tematis, dan diimplementasikan dalam pembelajaran dengan prinsip plan-do-evaluate; dan (3) model yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman dan akhlak mulia peserta didik secara signifikan dengan derajat peningkatan sangat baik. Model pembelajaran memiliki implikasi teoretis maupun praktis bagi studi pengembangan kurikulum, yaitu: (a) pembelajaran PAI tidak sekedar mentransfer pengetahuan dan nilai kepada peserta didik, tetapi yang paling penting adalah penguatan akhlak peserta didik; (b) pembelajaran PAI akan efektif jika nilai-nilai ajaran Islam sebagai spirit yang mendasari proses pembelajaran mampu dipadukan dengan penguatan akhlak mulia secara kontekstual; (c) pembelajaran PAI akan efektif jika ada keteladanan yang diberikan guru dalam proses pembelajaran, dan mewariskan nilai-nilai positif melalui keterlibatan aktif peserta didik dalam keseluruhan kegiatan pembelajaran; (d) pembelajaran PAI dengan langkah-langkah: orientasi, aktualisasi, presentasi, verifikasi, dan refleksi, efektif meningkatkan ahklak mulia peserta didik. Direkomendasikan agar kepala madrasah dan guru hendaknya mempertimbangkan penggunaan model ini untuk meningkatkan akhlak dan mengaktifkan peserta didik dalam belajar, demikian pula peneliti lain hendaknya melanjutkan penelitian ini dengan mata pelajaran dan pada jenjang dan kelas yang berbeda, serta cakupan yang lebih luas dengan sampel yang lebih besar. LPTK terutama di PTAI dapat memanfaatkan sebagai model pilihan dalan penguatan akhlak peserta didik. Kata kunci: akhlak mulia, Pendidikan Agama Islam, pengembangan, Madrasah Diniyah. This research underpined by the tendency of lack of students’ morality case. This developmental research of model was underline on principles of akhlak, models of teaching, the principles of teaching the PAI lesson, and principles of the constructivism in teaching-learning. Using R&D model adapted from Borg and Gall, the techniques of collecting data were observation, documentation, interview, questionnare and test. The results were (1) intervention learning process by engineering model of teaching is a necessity. This was based on the weakness of the learning process, teachers lack creativity, and facilities that do not support the growth of noble character of students; (2) the model developed was a valid model based on internal and external validity (field evaluation). It was in integrated content, thematically organized, and implemented by plan-do-evaluate princilples; and (3) the model was effective in increasing students’ understanding and effective in enhancing noble character of learners significantly with the degree of improvement was very good. This research has theoretical and practical implications for the study of curriculum development, they were (a) PAI learning not just transferring knowledge and value to students, but the most important is the strengthening of learners’ noble character;(b) PAI learning will be effective where the moral values of Islam as the spirit underlying the learning process is able to be combined with contextual reinforcement of noble character; (c) PAI learning will be effective if teacher was a figure in the learning process, and pass on positive values through the active involvement of learners in the overall learning activities; (d) the PAI learning steps: orientation, actualization, presentations, verification, and reflections, was effective in increasing noble character learners. The prcatical implication were: (a) the teaching - as akhlak as its orientation - will be effective by good planning, (b) the excellent model shold be followed by the teacher’ skills. Its recomended that: a) headmasters and teachers should consider continuously using model since this model is able to increase students’ akhlak and students’ learning activity; b) other researchers - who are interested in learning model development - to carry out further investigation with broader scope and more participants to be the samples involve; c) LPTK (Teachers Training Institution) especially at Islamic universities should take benefit of this comparative model as another model of teaching akhlak models. Key words: noble character, PAI, developing, Madrasah Diniyah.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-3
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-3
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 26 Sep 2013 07:34
Last Modified: 26 Sep 2013 07:34
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/1834

Actions (login required)

View Item View Item