STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI DAYA TARIK WISATA KERAJINAN TENUN IKAT DI KABUPATEN ENDE

Ichsan, Azizah Rahmah Nadhira (2015) STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI DAYA TARIK WISATA KERAJINAN TENUN IKAT DI KABUPATEN ENDE. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_title.pdf

Download (387kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_abstract.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_table_of_content.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_chapter1.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1100768_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (388kB)
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_chapter3.pdf

Download (475kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1100768_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_chapter5.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MRL_1100768_bibliography.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text
S_MRL_1100768_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (394kB)

Abstract

Kerajinan tenun ikat merupakan cinderamata khas dataran Flores, yang diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, karena kerajinan tenun ikat di Kabupaten Ende belum dikembangkan dengan baik, maka dibutuhkan pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan seperti apa yang sesuai dengan keadaan potensi daya tarik wisata kerajinan tenun ikat di Kabupaten Ende, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan analisis SWOT sebagai teknik analisis data. Strategi yang dihasilkan merupakan hasil persilangan antara SO, WO, ST, dan WT, setelah sebelumnya dilakukan analisis External Factors Evaluation (EFE) dan Internal Factors Evaluation (IFE) dan positioning kuadran. Penelitian ini juga menggunakan teori milik Avenzora, R. (1995, hlm.264-265) mengenai penilaian potensi daya tarik wisata untuk mengetahui nilai potensi daya tarik wisata kerajinan tenun ikat di Kabupaten Ende, dengan indikator keunikan, kelangkaan, keindahan, seasonality, sesitifitas, aksesibilitas, dan fungsi sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tenun ikat berada pada kuadran II yang berarti bahwa potensi kerajinan tenun sebenarnya lemah, namun memiliki peluang yang besar. Strategi yang sesuai adalah strategi turn around, yang bertujuan untuk memperbaiki kelemahan (weakness) dengan memanfaatkan peluang (Opportunity) yang ada dengan cara membangkitkan kembali kesadaran generasi muda terkait kerajinan tenun ikat melalui pengadaan pelatihan, serta mengembangkan desa wisata dengan daya tarik utama kerajinan tenun ikat. Rekomendasi untuk pihak pemerintah Kabupaten Ende adalah agar memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kerajinan tenun ikat agar masyarakat menjadi sadar dan mengerti seberapa penting keberadaan kerajinan tenun ikat bagi Kabupaten Ende, serta membangun infrastruktur agar memudahkan perjalanan wisatawan selama berwisata di Kabupaten Ende

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S MRL ICH s-2015 Pembimbing : I.Darsiharjo II.Fitri Rahmafitria
Uncontrolled Keywords: Daya Tarik Wisata, Tenun Ikat Ende, Strategi Pengembangan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Manajemen Resort & Leisure
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 09 Oct 2015 02:08
Last Modified: 09 Oct 2015 02:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17860

Actions (login required)

View Item View Item