Pengaruh Gaya Hidup Remaja Terhadap Meningkatnya Perilaku Melanggar Norma Di Masyarakat : studi pada remaja di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Komariah, Neng Kokom (2015) Pengaruh Gaya Hidup Remaja Terhadap Meningkatnya Perilaku Melanggar Norma Di Masyarakat : studi pada remaja di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Title.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Abstrack.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Table_of_content.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Chapter1.pdf

Download (303kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100501_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (423kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Chapter3.pdf

Download (478kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100501_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (790kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Chapter5.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1100501_Bibliography.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1100501_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Seiring perkembangan zaman dan tranformasi budaya, baik budaya masa maupun budaya populer di masyarakat, hal ini berdampak kepada banyaknya para remaja yang mengubah gaya hidupnya. Pada kenyataannya perubahan gaya hidup ini berdampak kepada meningkatnya perilaku menyimpang di masyarakat. Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu: 1) Untuk mengetahui gambaran umum mengenai gaya hidup remaja, 2) Untuk mengetahui gambaran umum perilaku menyimpang remaja di masyarakat dan 3) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya hidup remaja terhadap perilaku menyimpang di masyarakat. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner dengan menggunakan skala pengukuran interval dengan skala SSHA (Survey of Study Habits and Attitudes). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden yang berasal dari tiga desa yang ada di wilayah Kecamatan Cisarua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasional. Untuk menganalisis data statistik dilakukan uji korelasi antara gaya hidup remaja dan perilaku menyimpang. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Gaya hidup remaja kini mengalami perubahan seperti dari gaya berbicara, gaya berpakaian, pemilihan kelompok bergaul, 2) Perilaku meyimpang yang banyak dilakukan oleh remaja adalah perilaku melanggar norma agama dan 3) Hubungan antara gaya hidup dengan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja adalah hubungan positif namun dengan tingkat keeratan yang rendah. Adapun nilai uji kontribusi (koefisien determinasi) prosentase variabel gaya hidup terhadap perilaku menyimpang menunjukkan bahwa gaya hidup merupakan sebagian kecil yang memengaruhi perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja di masyarakat. Meskipun nilai kontribusi gaya hidup terhadap perilaku menyimpang dikategorikan rendah, namun apabila dibiarkan, hal ini akan berimplikasi kepada pembentukan karakter remaja yang deviant (berperilaku menyimpang). Nowadays time has changed and the culture transforms whether it is mass culture or populer culture, these things affects teenagers who change their lifestyle. In fact, the changes on lifestyle increase deviation in society. Therefore, this study is to find out about lifestyle can create deviation in society. This study takes place in Kecamatan Cisarua and teenagers are not only selected as an object of this study but also as respondent. The purpose of this study is: 1) To figure out how teenager’s lifestyle, 2) To figure out how teenagers deviations in society and 3) To figure out how big impact of lifestyle influence teenagers to do deviations in society. Data is collected through questionnaire using interval scale with SSHA scale (Survey of Study Habits and Attitudes). Total sample on this study is 100 respondents which are from 3 villages around Kecamatan Cisarua. The approach of this study is quantitative with correlational study. In analyzing statistic data is tested through correlation test between lifestyle of teenager and deviation. The result of this study has shown that: 1) Teenager’s lifestyle have changes such as when they speak, dress using, selection on group, 2) Teenager’s mostly do deviation in religious norm and 3) There is connected between lifestyle and deviation which is done by teenager, it shows positive impact but less relationship. The percentage of coefficient determinant in variabel lifestyle to deviation shows that lifestyle is the piece part of deviation in society which can influence teenager. Although contribution value of lifestyle to deviation is less, but if we do nothing about, it can implicate to shape teenage into deviant.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SOS KOM p-2015; Pembimbing : I. Dasim Budimansyah, II. Wilodati
Uncontrolled Keywords: Remaja, Gaya hidup, Perilaku Menyimpang
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 09 Oct 2015 02:05
Last Modified: 09 Oct 2015 02:05
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17829

Actions (login required)

View Item View Item