PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD PADA PEMBELAJARAN IPA

Maya, Rangga (2015) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD PADA PEMBELAJARAN IPA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_title.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_abstract.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_table_of_content.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_chapter1.pdf

Download (280kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1105172_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (859kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_chapter3.pdf

Download (459kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1105172_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (915kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_chapter5.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1105172_bibliography.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1105172_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan dan mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA materi pengaruh energi dalam kehidupan sehari-hari setelah menerapkan model pembelajaran Children’s Learning in Science. Dengan memperhatikan tahapan-tahapan pada model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) yang terdiri dari lima tahap utama yang terbagi menjadi tujuh langkah kegiatan inti, yaitu: 1) tahap orientasi; 2) tahap pemunculan gagasan; 3) tahap penyusunan ulang gagasan, yang terbagi tiga bagian yaitu (a) pengungkapan dan pertukaran gagasan, (b) pembukaan situasi konflik, dan (c) konstruksi gagasan baru dan evaluasi; 4) tahap penerapan gagasan; dan 5) tahap pemantapan gagasan. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diadaptasi dari model Kemmis dan Mc Taggart yang dari dua siklus, tahapan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus. Pengumpulan data melalui tes pemahaman, lembar observasi dan studi dokumentasi. Berdasarlan hasil penelitian, pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA materi pengaruh energi dalam kehidupan sehari-hari mengalami peningkatan setelah belajar dengan menerapkan model pembelajaran Children’s Learning in Science. Sebelum melakukan penelitian prasiklus nilai rata-rata kelas 57,56 yang masih jauh dari batas nilai lulus atau nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 67 dengan ketuntasan belajar sebesar 30% dan setelah penerapan model pembelajaran Children’s Learning in Science pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 79,66 dengan ketuntasan belajar sebesar 80% dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas menjadi 89,83 dengan ketuntasan belajar sebesar 100%. Secara keseluruhan juga terdapat peningkatan aktivitas serta persentase keterlaksanaan model pembelajaran Children’s Learning in Science oleh siswa dan guru pada setiap siklusnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Children’s Learning in Science dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA materi pengaruh energi dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan model pembelajaran Children’s Learning in Science dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa baik pada pelajaran IPA ataupun pelajaran lainnya.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S PGSD MAY p-2015 Pembimbing : I.Effy Mulyasari II.Andhin Dyas Fitriani
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran Children’s Learning in Science, Pemahaman Konsep
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 09 Oct 2015 02:02
Last Modified: 09 Oct 2015 02:02
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17754

Actions (login required)

View Item View Item