Perubahan Sosial Masyarakat Pertanian Akibat Pertumbuhan Kawasan Industri : studi kasus di Desa Sukasirna dan Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur

Herlina, Dede Irma (2015) Perubahan Sosial Masyarakat Pertanian Akibat Pertumbuhan Kawasan Industri : studi kasus di Desa Sukasirna dan Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Title.pdf

Download (955kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Abstrack.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Table_of_content.pdf

Download (456kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Chapter1.pdf

Download (348kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104124_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (365kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Chapter3.pdf

Download (435kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104124_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (366kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Chapter5.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104124_Bibliography.pdf

Download (151kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104124_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (146kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya alih fungsi lahan pertanian yang dijadikan sebagai kawasan industri yang terjadi di Kecamatan Sukaluyu. Kondisi tersebut menyebabkan banyaknya perubahan yang dialami oleh masyarakat yang mencangkup aspek sosial dan aspek ekonomi terutama pada masyarakat pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial masyarakat pertanian sebelum dan sesudah adanya pembangunan pabrik, cara penyesuaian yang dilakukan masyarakat dan dampak yang ditimbulkan dari adanya pembangunan pabrik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan wawancara dan observasi. Temuan penelitian ini adalah: (1) Kondisi masyarakat di Desa Sukasirna dan Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu sebelum adanya pembangunan pabrik dapat tergambarkan sebagaimana kondisi masyarakat pedesaan pada umumnya, mata pencaharian yang homogen sebagai petani, hubungan kekerabatan yang erat, adanya gotong royong yang dilandaskan kebersamaan. (2) Setelah adanya pembangunan pabrik, kondisi sosial masyarakat perlahan mulai mengalami perubahan baik dalam aspek sosial maupun aspek ekonomi. Dalam aspek sosial banyak kebiasaan-kebiasaan masyarakat yang sekarang ini jarang untuk dilaksanakan, interaksi yang dilakukan masyarakat pun tidak seerat sebelum adanya pabrik hal tersebut dikarenakan mata pencaharian masyarakat yang mulai heterogen yang akhirnya menyebabkan aktivitas masyarakat yang berbeda-beda. (3) Cara penyesuaian yang dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial dilakukan secara berbeda –beda, penyesuaian ini masyarakat lakukan dengan melakukan berbagai peralihan profesi salah satunya dengan memanfaatkan keberadaan pendatang. (4) Dampak positif dari adanya pertumbuhan kawasan industri yaitu: terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan pendapatan masyarakat. Sedangkan dampak negatifnya yaitu: Berkurangnya lahan pertanian, masyarakat kehilangan mata pencahariannya sebagai petani, sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia untuk laki-laki dan orang tua, banyaknya masyarakat pendatang dan mulai lunturnya ciri khas masyarakat sebagai masyarakat pedesaan. This study is based on taking over of farming land to industry in Kecamatan Sukaluyu. This condition causes changes on society including social aspect and economic aspect especially on agrarian society. The purpose of this study is find out how the social condition of agrarian society before and after the industry taking over, the way of agrarian society adjust in this condition and the impact of industry. This study is qualitative approach with case study method. Data and information are collected through observation and interview. The result of this study shows that; 1) People‘s condition in Desa Sukasirna and Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu before industry taking over could be described as urban society, their work was homogen as farmer, the kinship among society was tight, share work was based on togetherness. 2) After industry taking over, social condition has changed on social spect and economic aspect. Their tradition is getting forgotten, less interaction among society due to their work begins to heterogen so that their daily activity is specialized. 3) Adaptation which is treated by people through different ways, this adaptation is done through converting their job with harnessing new comers. 4) The positive impact of industy development is open up vacancy jobs, increasing people’s earning. The negative impact of it is less of farming land, people no longer work as famers, less job for man and old man, too many new comers, and their identity is getting lost as urban society.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SOS HER p-2015; Pembimbing : I. Elly Malihah, II. Mirna Nur Alia A.
Uncontrolled Keywords: Perubahan Sosial, Masyarakat Pertanian, Kawasan Industri.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 02 Oct 2015 08:22
Last Modified: 02 Oct 2015 08:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17599

Actions (login required)

View Item View Item