RESPON MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN MAKAM TUMPANG DI KOTA BANDUNG

UTOMO, SUGIYANTO (2015) RESPON MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN MAKAM TUMPANG DI KOTA BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_title.pdf

Download (236kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_table_of_content.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_abstract.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_chapter1.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1006573_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (274kB)
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_chapter3.pdf

Download (818kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1006573_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (782kB)
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_chapter5.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_GEO_1006573_bibliography.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text
S_GEO_1006573_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (119kB)

Abstract

Lahan pemakaman merupakan fasilitas perkotaan yang dewasa ini ketersediaannya semakin berkurang. Kebjikakan makam tumpang merupakan kebijakan pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi ketersediaan lahan pemakaman di Kota Bandung yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Kota Bandung No 21 Tahun 2001 Tentang Ketentuan-ketentuan Pelayanan Pemakaman Umum Dan Pengabuan Mayat. Peraturan Daerah (Perda) ini yang berkaitan dengan pemakaman tumpang baru di realisasikan pada tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon dari masyarakat Kota Bandung mengenai makam tumpang baik berupa repon kognitif, afektif dan konatif. Selain itu dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana proyeksi dari ketersediaan lahan pemakman Kota Bandung dengan menggunakan kebijakan makam tumpang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kota Bandung. Sedangkan yang menjadi sampel yaitu sebanyak 100 orang penduduk dengan menggunakan areal sampling. Pada pentlitian ini yang menjadi variabel bebas yaitu makam tumpang dan tingkat efektiftas makam tumpang, sedangkan yang menjadi variabel terikat yaitu repon masyarakat Kota Bandung dan proyeksi bebutuhan lahan pemakaman di Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuisioner kepada masyarakat dan wawancara kepada instansi terkait. Analisi data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Respon Kognitif masyarkat Kota Bandung terhadap makam tumpang menunjukkan setengah responden menyatakan mengetahui adanya kebijakan makam tumpang. (2) Respon Afektif masyarkat Kota Bandung terhadap makam tumpang menunjukan sebagian besar masyarakat menyatakan tidak mendukung (3) Respon Konatif masyarkat Kota Bandung terhadap makam tumpang menunjukkan lebih dari setengah responden menyatakan berkeinginan menggunakan makam tumpang (4) Proyeksi lahan pemakaman di Kota Bandung memiliki ketersediaan lahan pemakaman sebanyak 58.198 makam atau akan mencukupi hingga tahun 2023. Rekomendasi yang di ajukan yaitu perlu dilakukan sosialisasi lanjutan mengenai kebijakan makam tumpang kepada masyarakat Kota Bandung serta penegasan aturan secara agama dari MUI.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S GEO UTO r-2015 Pembimbing : Epan Ningrum II.Ahmad Yani
Uncontrolled Keywords: Respon, Masyarakat, Makam Tumpang
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Geografi
Depositing User: Mr. Hada Hidayat
Date Deposited: 01 Oct 2015 01:50
Last Modified: 27 Mar 2018 07:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17263

Actions (login required)

View Item View Item