ANALISIS PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK MENILAI KEWAJARAN ASET

Al Barwa, Adityo (2014) ANALISIS PENGUJIAN PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK MENILAI KEWAJARAN ASET. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Titlle.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Absract.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Table_of_Contant.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Chapter1.pdf

Download (181kB) | Preview
[img] Text
S_PEA_1005426_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (353kB)
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Chapter3.pdf

Download (220kB) | Preview
[img] Text
S_PEA_1005426_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (357kB)
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Chapter5.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PEA_1005426_Bibliography.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
01-Lembar-prsetujuan-revisi.pdf

Download (111kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara seorang auditor melakukan pengujian pengendalian internal untuk menilai kewajaran aset. Selain itu untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pendapat antara auditor dan akademisi mengenai proses pengujian pengendalian internal untuk menilai kewajaran aset suatu pjmerusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi melalui deskriptif kualitatif dengan cara wawancara tidak terstruktur kepada para auditor dan akademisi di bidang auditing serta melakukan observasi secara aktif di Kantor Akuntan Publik. Teknik pengujian kredibilitas data yang digunakan adalah triangulasi dengan triangulasi sumber dan triangulasi cara teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara seorang auditor melakukan pengujian pengendalian internal untuk menilai kewajaran aset suatu perusahaan adalah pertama melihat struktur organisasi perusahaan, apakah struktur organisasi tersebut memiliki pemisahan fungsi yang memadai. Kedua, melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen perusahaan sebagai bukti transaksi perusahaan yang lengkap dan terdokumentasi dengan baik. Ketiga, melakukan penilaian terhadap otorisasi atas transaksi dalam perusahaan. Keempat, melakukan pengujian pengendalian fisik atas aktiva. Kelima, mengirimkan konfirmasi kepada pihak ketiga. Keenam, melakukan pengujian terhadap pemeriksaan independen yang dilakukan oleh auditor internal atas kinerja perusahaan. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum, tidak terdapat perbedaan pendapat antara auditor dengan akademisi mengenai prosedur pengujian pengendalian internal untuk menilai kewajaran aset suatu perusahaan. Namun akademisi mensyaratkan bahwa seorang auditor harus melaksanakan proses identifikasi kerawanan atau resiko terjadinya salah saji dalam laporan keuangan yang disajikan. Hal ini lah yang belum dilakukan oleh auditor dengan alasan perbedaan ruang lingkup dalam melaksanakan audit, ketidakterbukaan klien, dan kepraktisan dalam pelaksanaan audit. This study aims to find out how an auditors perform tests of internal controls to assess the fairness of the asset. In addition, to determine whether there is a difference opinion between the auditor and lecturers regarding internal control testing process to assess the fairness of a company’s asset. This study used descriptive qualitative exploration with unstructured interviews to the auditors and lecturers in auditing, as well as active observation in Public Accounting Firms. Technique of testing the credibility of data used is source triangulation and technique triangulation. The result of this study showed that the way an auditor perform tests of internal controls to assess the fairness of the company assets. First, look at the organization structure of the company, whether the structure of the organization has an adequate separation of functions. Second, conduct a test of company documents as proof of the company’s transaction are complete and well-document. Third, conduct an assessment of the authorization of transaction within the company. Fourth, testing physical control over assets. Fifth, sending confirmation to third parties. Sixth, perform test on independent investigation conducted by the internal auditor for the performance of the company. In addition, the results of this study showed that generally, there is no difference of opinion between the auditors and lecturers about control testing procedures to assess the fairness of a company’s assets. However, experts said that an auditor should carry out the identification of vulnerability or risk of misstatement in the financial statements. This is what has not been done by the auditor with the reason of the difference in performing the audit scope, lack of openness client, and practicality in the audit.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PEA BAr a-2014 : Pembingbing : nelly Nur Apandi
Uncontrolled Keywords: Pengujian Pengendalian Internal, Kewajaran Aset
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi (non kependidikan)
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 03 Aug 2015 02:01
Last Modified: 03 Aug 2015 02:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/15413

Actions (login required)

View Item View Item