PENERAPAN KONSEP DOUBLE SKIN FACADE SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KENYAMANAN TERMAL PADA RUANG KULIAH BANGUNAN FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN (FPTK) BARU UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Hidayat, Iday (2014) PENERAPAN KONSEP DOUBLE SKIN FACADE SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KENYAMANAN TERMAL PADA RUANG KULIAH BANGUNAN FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN (FPTK) BARU UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Title.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Abstract.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Table_of_Content.pdf

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Chapter1.pdf

Download (230kB) | Preview
[img] Text
S_ING_0704359_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (501kB)
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Chapter3.pdf

Download (250kB) | Preview
[img] Text
S_ING_0704359_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (575kB)
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Chapter5.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_0704359_Bibliography.pdf

Download (241kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Sebuah bangunan idealnya mempunyai nilai estetis, yang fungsi dari perancangan tersebut untuk memberikan rasa aman (dari gangguan alam, manusia/makhluk lain), serta memberikan kenyamanan dalam mendukung aktifitas di dalamnya. Setiap bangunan diharapkan dapat memberikan kenyamanan termal, visual, dan audial. Bangunan FPTK secara umum sudah memenuhi persyaratan kuantitas dan kualitas sebagai sarana bangunan pendidikan. Namun masih ada beberapa permasalahan berkenaan dengan bangunan kuliah tersebut. Diantara permasalahan tersebut adalah tidak seluruh bangunan berorientasi Utara – Selatan, sehingga menimbulkan penyinaran bangunan yang berlebihan pada beberapa sisi bangunan yang dapat menimbulkan terganggunya kenyamanan termal bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bentuk desain penerapan konsep Double Skin Facade untuk optimalisasi kenyamanan termal pada ruang kuliah FPTK dan mengetahui tingkat optimalisasi kenyamanan termal ruang kuliah FPTK dengan menerapkan konsep Double Skin Facade. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Reaserch and Development (R&D). Pelaksanaan penelitian dan pengembangan menggunakan metode deskriptif dan evaluatif. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian awal untuk menghimpun data tentang kondisi eksisting. metode evaluatif digunakan untuk mengevaluasi proses pengembangan dan produk yang dihasilkan. Data yang dihasilkan berupa angka-angka hasil pengukuran di lapangan dan data hasil simulasi menggunakan software Autodesk Ecotect Analysis 2011 mengenai tingkat kenyamanan termal pada ruang kuliah Studio Tugas Akhir bangunan FPTK UPI. Setelah data terkumpul kemudian data di bandingkan dengan standar dan kriteria yang ada. Kemudian setelah itu, hasil dari analisis kondisi eksisting dan hasil simulasi dibandingkan sehingga dapat dilihat selisih kinerja dari penerapan konsep Double Skin Facade. Hasil analisis eksisting dan analisis simulasi menggunakan Ecotect Analysis menunjukan bahwa pada pukul 07.00-10.00, Double Skin Facade tidak digunakan karena suhu udara di dalam ruangan berada pada kategori Nyaman. Pada pukul 10.00-13.00 temperatur udara di dalam ruangan mulai mengalami peningkatan dengan suhu rata-rata 26,4oC, berada pada kategori Hangat Nyaman. Pada pukul 13.00-16.00 merupakan puncak dari peningkatan suhu di dalam ruangan akibat sinar matahari langsung yang masuk ke dalam ruangan, dengan suhu rata-rata 27,1oC, yang berada pada kategori tidak Nyaman. Sehingga Double Skin Facade harus berada pada posisi tertutup atau digunakan. Berdasarkan hasil simulasi penggunaan Double Skin Facade dapat mengurangi suhu di dalam ruanagn sekitar 3,47 oC. Sehingga akan tercipta kenyamanan termal dalam ruangan. Dapat dikatakan bahwa ruangan Studio Tugas Akhir Arsitektur sangat memerlukan penerapan Double Skin Facade untuk kenyaman proses belajar mengajar. A building ideally have aesthetic value, which is a function of the design is to provide a sense of security (from natural disturbances, human / other creatures), and provide comfort in the support of activities in it. Each building is expected to provide thermal comfort, visual, and audial. FPTK buildings in general is compliant with the quantity and quality of buildings as a means of education. But there are still some concerns regarding the college building. Among these problems is not the whole building oriented North - South, giving rise to exposure to excessive building on several sides of the building that may cause disruption of the thermal comfort of the building. This research aims to produce a form of application of the concept design for the optimization of Double Skin Facade thermal comfort in lecture rooms FPTK and determine the level of thermal comfort optimization lecture hall FPTK by applying the concept of Double Skin Facade. This study uses research and development or Reaserch and Development (R & D). Implementation of research and development using descriptive and evaluative methods. Descriptive method used in the initial study to collect data on the existing condition. evaluative method used to evaluate the development process and the resulting product. Data generated numerical results of field measurements and simulation results data using the software Autodesk Ecotect Analysis 2011 regarding the level of thermal comfort in the lecture hall building FPTK Final Studio UPI. Once the data is collected then the data in comparison with existing standards and criteria. Then after that, the results of the analysis of existing conditions and simulation results compared in order to see the difference in the performance of the application of the concept of Double Skin Facade. The results of existing analysis and simulation analysis using Ecotect Analysis shows that at 07:00 to 10:00, Double Skin Facade is not used because the air temperature in the room is in the category Comfortable. 10:00 to 13:00 at the air temperature in the room started to increase with the average temperature 26,4oC, Warm Comfortable in the category. 13:00 to 16:00 at the peak of the temperature increase in the room due to direct sunlight into the room, with an average temperature 27,1oC, which is in the category are not comfortable. Double Skin Facade so it should be in the closed position or used. Based on the simulation results of the use of Double Skin Facade can reduce the inside temperature of about 3.47 ° C ruanagn. That will create thermal comfort in the room. It can be said that the room Studio Architecture Final Project is in need of the application of Double Skin Facade to comfort the learning process.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S TB HID p-2014 ; Pembimbing : I. Sidik Hananto, II. Rr.Tjahyani Busono.
Uncontrolled Keywords: Double Skin Façade, kenyamanan termal, Ruang Studio Tugas Akhir, FPTK-UPI Bandung.
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 30 Jul 2015 02:08
Last Modified: 30 Jul 2015 02:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/15331

Actions (login required)

View Item View Item