HIDROLISIS LIMBAH BIOMASSA TEMPURUNG KEMIRI MENGGUNAKAN HOT COMPRESSED WATER DENGAN KATALIS Pd/Al2O3

Ulfah, Susan Nurfaridah (2014) HIDROLISIS LIMBAH BIOMASSA TEMPURUNG KEMIRI MENGGUNAKAN HOT COMPRESSED WATER DENGAN KATALIS Pd/Al2O3. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Title.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Abstract.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_table_of_content.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Chapter1.pdf

Download (266kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_1006318_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (538kB)
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Chapter3.pdf

Download (87kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_1006318_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Chapter5.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1006318_Bibliography.pdf

Download (178kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_106318_appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (384kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Limbah tempurung kemiri dalam jumlah yang besar selama ini hanya dibuang, dibakar, dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal tempurung kemiri berpotensi menjadi sumber energi alternatif selain bahan bakar fosil yang jumlahnya terus menipis. Berbagai cara dilakukan oleh peneliti untuk memanfaatkan limbah biomassa ini menjadi sumber energi alternatif. Metode yang dilakukan antara lain hidrolisis secara enzimatik, fermentasi, dan hidrotermal. Metode hidrolisis secara hidrotermal telah dipilih pada penelitian ini karena beberapa keuntungan, antara lain dapat digunakan pada sampel yang basah (memiliki kadar air tinggi) sehingga tidak diperlukan tambahan energi lagi untuk menguapkan air yang terkandung dalam biomassa dan aman karena tidak menggunakan asam atau basa sebagai pelarut yang tentu tidak ekonomis. Dengan menggunakan Hot Compressed Water (HCW) pada suhu 200oC dan tekanan 2 MPa dalam reaktor semi-batch, dilakukan hidrolisis biomassa tempurung kemiri. Percobaan ini menggunakan bahan berupa 1 gram tempurung kemiri yang berukuran -100 mesh, lalu dimasukkan kedalam sel, dipanaskan sampai suhu 200oC, dan dipertahankan selama 15 menit. Hasil dari percobaan tanpa katalis dibandingkan dengan percobaan dengan kehadiran katalis Pd/Al2O3 dengan jumlah massa katalis yang berbeda, yaitu 3%, 6%, dan 9%. Berdasarkan spektra FTIR, residu hasil hidrolisis menunjukkan adanya proses dehidrasi, reduksi, dekarboksilasi, dan dekarbonilasi. Selain itu nilai kalornya meningkat dari 20521.3 kJ/kg menjadi 22105.1 kJ/kg. Penggunaan HCW tanpa katalis mampu menghidrolisis senyawa organik dalam biomassa tempurung kemiri terbanyak pada menit ke 10 dalam bentuk bilangan organik sebesar 8170.49 mg/L KMnO4 dan dengan kehadiran katalis 9% pada menit ke 5 sebesar 8361.99 mg/L KMnO4. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan bahwa hidrolisis tempurung kemiri dalam HCW dengan katalis Pd/Al2O3 mampu menghasilkan produk berupa formasi minyak. Kata kunci : Limbah biomassa, Tempurung kemiri, Hot Compressed Water (HCW), Katalis Pd/Al2O3 Till this time a huge number of candlenut shell waste had not been used properly, the waste itself always been thrown away and burned. On the other hand candlenut shell is the one renewable energy source than fossil. Various methods are used by researchers to utilize this biomass waste into alternative energy sources. Among others method such as enzymatic hydrolysis and fermentation, the one that was used in this study is hydrothermal hydrolysis method. The hydrothermal hydrolysis have a few advantages such as it can be applied on a sample that contain a lot of water (high water contents) so we don’t require additional energy to evaporate the water first. And also this method are quiet safe because it doesn’t use any acid or base as a solvent that would not be economically wise. By using Hot Compressed Water (HCW) at 2000C and 2 MPa in semi-batch reactor, hydroliysis of candlenut shell biomass waste was performed. These experiments use  1 gram of candlenut shell at -100 mesh size, and then inserted into a cell, heated to a temperature of 200oC, and maintained for 15 minutes. Results of experiments without catalyst compared with experiments in the presence of catalyst Pd/Al2O3 with different catalyst mass, which is 3%, 6%, and 9%. Based on FTIR spectra of hydrolysis residue, process of dehydration, reduction, decarboxylation, and decarbonylation was indicated. In addition, its calorific value increased from 20521.3 kJ/kg to 22105.1 kJ/kg for sample without catalyst. HCW without a catalyst capable hydrolyzing organic compounds candlenut shell biomass best at minute 10 in the form of organic number of 8170.49 mg/L KMnO4 and by presence of catalyst 9% to 5 minutes for 8361.99 mg/L KMnO4. The results of the analysis by GC-MS showed that the hydrolysis of candlenut shell in HCW with catalyst Pd/Al2O3 is able to produce oil formation. Keywords: Biomass waste, candlenut shells, Hot Compressed Water (HCW), Catalyst Pd/Al2O3

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S KIM ULF h-2014; Pembimbing : I. Agus Setiabudi, II. Anggoro Tri M.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Limbah biomassa, Tempurung kemiri, Hot Compressed Water (HCW), Katalis Pd/Al2O3
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 28 Jul 2015 00:59
Last Modified: 28 Jul 2015 00:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/15203

Actions (login required)

View Item View Item