PERANAN PEMOEDA ANGKATAN SAMOEDERA OEMBARAN (PAS O) DALAM PERISTIWA AGRESI MILITER BELANDA II TAHUN 1948 DI YOGYAKARTA

Gusmayadi, Arif (2014) PERANAN PEMOEDA ANGKATAN SAMOEDERA OEMBARAN (PAS O) DALAM PERISTIWA AGRESI MILITER BELANDA II TAHUN 1948 DI YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Title.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Abstract.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Table_of_Content.pdf

Download (69kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Chapter1.pdf

Download (130kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0705753_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (163kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Chapter3.pdf

Download (176kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0705753_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (596kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Chapter5.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_0705753_Bibliography.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_0705753_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Judul skripsi ini adalah “Peranan Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran dalam Peristiwa Agresi Militer Belanda II Di Yogyakarta”. Masalah utama yang diangkat dalam skripsi ini yaitu bagaimana peranan Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran dalam peristiwa Agresi Militer Belanda II di Yogyakarta? Skripsi ini menggunakan metode historis, yaitu rekonstruksi tentang gambaran peristiwa-peristiwa sejarah masa lampau berdasarkan bukti-bukti peninggalan sejarah. Peristiwa sejarah dapat direkonstruksi melalui empat tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Studi kepustakaan adalah teknik penelitian yang dipakai dalam pembuatan skripsi ini. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner, dimana sejarah ditempatkan sebagai ilmu utama dan dibantu dengan ilmu sosial lainnya. Sebelum terbentuknya Pasukan Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran awalnya mereka adalah para siswa sekolah tinggi pelayaran Jakarta. Pembentukan pasukan yang terdiri dari para siswa dan mantan siswa sekolah tinggi pelayaran Jakarta ini menjadi cikal bakal terbentuknya Pasukan Samoedra Oembaran (PAS O). Siswa dan mantan siswa sekolah tinggi pelayaran Jakarta yang berniat membantu pasukan Indonesia dalam peperangan, sebelum membentuk PAS O mereka terlebih dahulu bergabung dengan BKR Laut Pusat Jakarta. Mendaratnya pasukan sekutu di Jakarta, membuat pasukan BKR Laut Pusat Jakarta menjadi tertekan dan akhirnya BKR Laut Pusat Jakarta memutuskan untuk meninggalkan kota Jakarta. Meninggalkan kota Jakarta BKR Laut Pusat Jakarta pergi menuju Jawa Timur. PAS O yang tergabung dengan Corp Armada I (CA I). Peperangan yang dilakukan PAS O kepada Belanda bisa dikatakan sebagai serangan gangguan, hal ini dikarenakan serangan yang dilakukan oleh PAS O tidak dapat menghancurkan kekuatan pasukan Belanda. Kekuatan pasukan PAS O yang tidak seimbang dengan kekuatan pasukan Belanda mengakibatkan PAS O memilih strategi perang hit and run dimana serangan-serangan yang dilakukan PAS O untuk menimbulkan kepanikan pasukan Belanda, namun dalam beberapa serangan PAS O mampu mengalahkan kekuatan pasukan Belanda misalnya pada pertempuran yang terjadi di Kalipare. Akhir dari Agresi Militer Belanda II ini berakhir dengan kekuatan diplomatis. Serangan 1 Maret 1949 menjadi serangan yang bersifat politis, karena dengan serangan ini pasukan Indonesia ingin menunjukkan bahwa pasukan Indonesia masih memiliki kekuatan untuk menjalankan tugasnya sebagai pengaman negara. Serangan ini juga untuk membuktikan bahwa pihak Belanda telah mengabaikan resolusi dari PBB, sehingga PPB memberikan tekanan yang lebih kuat agar Belanda melakukan perundingan dengan Indonesia. The title of this thesis is "the role of Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran in the event of military aggression Netherlands II in Yogyakarta". The main issue raised in this thesis is how the role of the Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran in the event of military aggression Netherlands II in Yogyakarta? This thesis uses historical method, namely the reconstruction about the depiction of historical events of the past based on historical evidence. Historical events can be reconstructed through the four stages namely heuristics, critique, interpretation, and historiography. Study of the library is the research techniques used in this thesis. The approach used is an interdisciplinary approach, where the history of the major science and being helped by other social sciences. Before the formation of the troops Pemoeda Angkatan Samoedera Oembaran they are initially students high school cruise to Jakarta. The formation of the Army consisted of students and former high school students cruise the Jakarta became the forerunner of the formation Troop Samoedra Oembaran (PAS O). Students and former high school students cruise Jakarta Indonesia troops help intending in battle, before forming the PAS O them first joined the BKR Laut Central Jakarta. The landing of allied forces in Jakarta, making the Sea Center Jakarta BKR became depressed and finally BKR Laut Central Jakarta decided to leave Jakarta. Leaving the city of Jakarta Jakarta Center Sea BKR went to East Java. PAS O incorporated with Corp Armada I (CA I). The war that made PAS O to the Netherlands can be said as a distraction, this is because the attack was carried out by FITTING the O cannot destroy the strength of the Netherlands. The strength of army PAS O unbalanced with the strength of the Netherlands led to the PAS O chose the strategy of war hit and run attacks where done PAS O to cause panic among the Netherlands troops, but in some PAS O attacks capable of defeating the forces of the Netherlands for example in the battle which took place in Kalipare. The end of the Netherlands military aggression II ends with diplomatic force. An attack on March 1, 1949 to attacks that are political, because with this attack Indonesia troops want to show that Indonesia's Army still has the power to perform his duties as State security. The attack also to prove that the Netherlands had ignored the resolutions of the United Nations, so that the PPB put pressure so that the Netherlands stronger negotiating with Indonesia.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SEJ GUS p-2014 Pembimbing: I. Didin Saripudin, II. Moch. Eryk Kamsori
Uncontrolled Keywords: Pemoeda Angkatan Samoedra Oembaran (PASO), Agresi Militer Belanda II
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
D History General and Old World > DS Asia
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 27 Jul 2015 05:51
Last Modified: 27 Jul 2015 05:51
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/14976

Actions (login required)

View Item View Item