POLA KONSUMSI, STATUS GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH SISWA SMP NEGERI 13 BANDUNG

    Divania Putri Salsabila Gosal, - and Delita Septia Rosdiana, - and Fajria Saliha Puspita Prameswari, - (2025) POLA KONSUMSI, STATUS GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH SISWA SMP NEGERI 13 BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

    Abstract

    Hipertensi tidak lagi menjadi masalah kesehatan yang hanya dialami orang dewasa, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada remaja. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat berlanjut hingga dewasa dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola konsumsi zat gizi, status gizi, dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada remaja. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 64 siswa SMP yang dipilih melalui teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan recall 2x24 jam, SQ-FFQ untuk menilai pola konsumsi zat gizi, kuesioner PAQ-C untuk aktivitas fisik, serta pengukuran antropometri dan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Status gizi memiliki hubungan positif signifikan dengan tekanan darah (r = 0,484). Asupan energi berhubungan negatif dengan tekanan darah sistolik (r = -0,412) dan diastolik (r = -0,383). Asupan protein berhubungan negatif dengan tekanan darah sistolik (r = -0,308) dan diastolik (r = -0,329). Asupan lemak berhubungan negatif dengan tekanan darah sistolik (r = -0,374) dan diastolik (r = -0,343). Asupan karbohidrat berhubungan negatif dengan tekanan darah sistolik (r = -0,324) dan diastolik (r = -0,334). Asupan natrium berhubungan negatif dengan tekanan darah sistolik (r = -0,323) dan diastolik (r = -0,252). Temuan ini menunjukkan bahwa pola konsumzi zat gizi yg tidak sesuai dan status gizi yang berlebih berkontribusi pada peningkatan tekanan darah darah. Oleh karena itu, remaja disarankan untuk mulai menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga guna menjaga berat badan ideal dan mencegah risiko penyakit tidak menular sejak dini. Hypertension is no longer solely a health issue affecting adults, as it is increasingly being observed among adolescents. This condition warrants attention because it can persist into adulthood and elevate the risk of cardiovascular complications. This study aimed to analyze the relationship between dietary intake patterns, nutritional status, and physical activity with blood pressure among adolescents. The research employed a cross-sectional design with a quantitative approach, involving 64 junior high school students selected using proportional sampling. Data were collected through interviews using a 2×24-hour dietary recall, a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) to assess nutrient intake, the PAQ-C questionnaire to assess physical activity, as well as anthropometric measurements and blood pressure assessment using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed using the Spearman correlation test. Nutritional status showed a significant positive correlation with blood pressure (r = 0.484). Energy intake was negatively correlated with systolic (r = -0.412) and diastolic (r = -0.383) blood pressure. Protein intake was negatively correlated with systolic (r = -0.308) and diastolic (r = -0.329) blood pressure. Fat intake showed a negative correlation with systolic (r = -0.374) and diastolic (r = -0.343) blood pressure. Carbohydrate intake was negatively associated with systolic (r = -0.324) and diastolic (r = -0.334) blood pressure. Sodium intake was negatively correlated with systolic (r = -0.323) and diastolic (r = -0.252) blood pressure. These findings indicate that inadequate nutrient intake patterns and excessive nutritional status contribute to elevated blood pressure. Therefore, it is recommended that adolescents begin adopting healthy eating habits and engage in regular physical activity to maintain an ideal body weight and prevent the risk of non-communicable diseases from an early age.

    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Title.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Title.pdf

    Download (554kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Chapter1.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Chapter1.pdf

    Download (212kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Chapter2.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Chapter2.pdf
    Restricted to Staf Perpustakaan

    Download (431kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Chapter4.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Chapter4.pdf
    Restricted to Staf Perpustakaan

    Download (374kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Chapter3.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Chapter3.pdf

    Download (305kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Chapter5.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Chapter5.pdf

    Download (180kB)
    [thumbnail of S_GIZ_2101610_Appendix.pdf] Text
    S_GIZ_2101610_Appendix.pdf
    Restricted to Staf Perpustakaan

    Download (2MB)
    Official URL: https://repository.upi.edu/
    Item Type: Thesis (S1)
    Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing Delita Septia Rosdiana: 6726328 Fajria Saliha Puspita Prameswari: 6745716
    Uncontrolled Keywords: tekanan darah, aktivitas fisik, kecukupan zat gizi, status gizi, remaja blood pressure, physical activity, nutrient intake, nutritional status, adolescents.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > S1 Gizi
    Depositing User: Alsa Kurnia Muhammad Rizky
    Date Deposited: 25 Nov 2025 08:02
    Last Modified: 25 Nov 2025 08:02
    URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/134367

    Actions (login required)

    View Item View Item