ANALISIS PERHITUNGAN SETTING RELAY ARUS LEBIH PADA PENYULANG PEMAKAIAN SENDIRI DI IP UBP SAGULING

Alam, Pirman Nur (2014) ANALISIS PERHITUNGAN SETTING RELAY ARUS LEBIH PADA PENYULANG PEMAKAIAN SENDIRI DI IP UBP SAGULING. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui arus hubung singkat sebagai dasar untuk setting dari suatu relay arus lebih (OCR) pada Feeder Service Station tepatnya di Indonesia Power Unit Bisnis dan Pembangkitan Saguling. Feeder Service Station ini merupakan feeder yang bertujuan sebagai feeder pemakaian sendiri yang ada di IP UBP Saguling yang mencakupi Feeder Station Service Transformator 1 (STR–1) dan House Service Transformator 1 (HTR–1). Metode yang digunakan pada penulisan skripsi ini adalah dengan menggunakan perhitungan secara manual yang ditujukan untuk mengetahui bagaimana setting relay arus lebih tersebut. Setelah dilakukan perhitungan arus gangguan hubung singkat tersebut maka dapat diketahui setting relay yang dipakai. Untuk STR–1 di dapat Iset sebesar 3,031 A dan TMS sebesar 0,493 detik dan pada HTR–1 di dapat Iset sebesar 3,637 A dan TMS sebesar 0,539 detik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setting relay arus lebih pada Feeder Service Station dengan setting yang ada dilapangan masih dalam kondisi yang sesuai (perbedaan tidak terlalu jauh). This study was conducted to determine the short-circuit current as a basis for the setting of an overcurrent relay (OCR) on Feeder Service Station precisely in Indonesia Power Business Unit and Saguling Generation. Feeder Service Station is intended as an own use feeder existing at IP UBP Saguling which covering Feeder Station Service Transformer 1 (STR-1) and House Service Transformer 1 (HTR-1). The method used in this study is by using manual calculation aimed to find out how much The overcurrent relay settings. After the calculation of short circuit fault current it can be seen the relay settings used. For STR-1 is obtained Iset at 3,031 A and TMS by 0.493 seconds and the HTR-1 is obtained Iset at 3,637 A and TMS by 0,539 seconds. It can be concluded that the setting of the overcurrent relays on Feeder Service Station with setting on the field is still under appropriate conditions (the difference is not too far away).

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil LAM a-2014
Uncontrolled Keywords: Feeder Service Station, Gangguan Hubung Singkat, Setting OCR.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Mr. Hada Hidayat
Date Deposited: 16 Apr 2015 08:22
Last Modified: 16 Apr 2015 08:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/12750

Actions (login required)

View Item View Item