PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK PESERTA DIDIK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)

Maryani, Eli (2014) PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK PESERTA DIDIK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD). S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Title.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Table_of_content.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Abstract.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Chapter1.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1007259_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (525kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Chapter3.pdf

Download (484kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1007259_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (468kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Chapter5.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1007259_Bibliography.pdf

Download (223kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1007259_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://perpustakaan.upi.edu

Abstract

Pengaruh Pendekatan Bermain dalam Pembelajaran Penjasorkes terhadap Keterampilan Motorik Peserta Didik Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Tahap perkembangan anak pada usia sekolah berada pada tahap operasional konkret. Masa ini sangat mempengaruhi perkembangan keterampilan motoriknya. Aktivitas bermain adalah aktivitas yang membantu perkembangan keterampilan motorik, karena itu pendekatan bermain pada pembelajaran penjasorkes yang sarat akan aktivitas fisik dan motorik diharapkan dapat meningkatkan keterampilan motorik peserta didik, tidak terkecuali anak dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). ADHD atau Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif (GPPH) adalah gangguan perilaku yang ditandai dengan inatensi, impulsif, dan hiperaktif. Gangguan ini banyak terjadi pada usia dini dan sekolah dasar dengan salah satu ciri kemampuan visual motorik yang rendah. Hal ini akan mempengaruhi keterampilan motorik peserta didik dalam melakukan aktivitas jasmani. Berhubungan dengan hal tersebut penelitian akan menerapkan pendekatan bermain dalam pembelajaran penjas terhadap 3 peserta didik Kelas II yang didiagnosa ADHD di SDN Cicalengka 05. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pendekatan bermain dalam pembelajaran penjasorkes terhadap keterampilan motorik peserta didik ADHD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen subjek-tunggal (single-subject design). Instrumen yang digunakan adalah General Motor Ability Test untuk sekolah dasar yang dimodifikasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS v.20, dengan alat uji yang digunakan, antara lain uji validitas dengan Pearson Correlation, uji reliabilitas dengan nilai Alfa Cronbach’s, dan uji hipotesis dengan customary chart, one-sample statistics, dan paired-sample t-test. Hasil penelitian bahwa data one-sample statistics menunjukkan adanya pengaruh pendekatan bermain terhadap keterampilan motorik, sedangkan paired sample t-test menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan yang dapat dilihat dari nilai Sig. (2-taled) (0.923) ≥ α (0.05). Adapun beberapa faktor yang mempengaruhinya, antara lain tipe ADHD dan pelaksanaan pembelajaran. Adapun saran dari penulis untuk pihak-pihak terkait adalah menempatkan peserta didik sesuai kebutuhannya, baik secara fisik maupun mental termasuk kebutuhan anak ADHD.

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: No.Panggil: T POR MAR p-2014
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Motorik Peserta Didik Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S-2
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 28 Jan 2015 02:11
Last Modified: 28 Jan 2015 02:11
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/12723

Actions (login required)

View Item View Item