MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH LUAS DAERAH PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pembelajaran Matematika di kelas III SD Negeri 2 Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya)

MUHAMAD, Agus Maulana (2014) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH LUAS DAERAH PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pembelajaran Matematika di kelas III SD Negeri 2 Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Title.pdf

Download (649kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Abstract.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Table_of_Content.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Chapter1.pdf

Download (35kB) | Preview
[img] Text
kd_Tasik_1004072_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (81kB)
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Chapter3.pdf

Download (52kB) | Preview
[img] Text
kd_Tasik_1004072_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (197kB)
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Chapter5.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kd_Tasik_1004072_Bibliography.pdf

Download (16kB) | Preview
[img] Text
kd_Tasik_1004072_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (20MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan tentang pembelajaran matematika mengenai luas daerah persegi dan persegi panjang selama ini belum berorientasi pada pengembangan penguasaan konsep dan aktivitas siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, proses, hasil belajar dan faktor kesulitan yang diperoleh siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan matematika realistik? Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui perencanaan, proses, hasil belajar dan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada materi luas daerah persegi dan persegi panjang dengan pendekatan matematika realistik di kelas III SD Negeri 2 Tawangbanteng. Pendekatan matematika realistik merupakan suatu pendekatan yang menitik awalkan pembelajaran dari dunia nyata siswa. Dunia nyata siswa sebagai langkah awal pembelajaran, dengan memandang siswa bukan tempat memindahkan matematika dari guru, tetapi siswa belajar untuk menemukan kembali ide dan konsep matematika dari dunia nyata siswa. Dalam pendekatan matematika realistik peranan alat peraga sangat penting salah satunya adalah untuk menjembatani konsep abstrak matematika dengan dunia nyata siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis-Taggart. Dengan pola pembelajaran reflektif dan bersiklus, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep, menyelesaikan masalah dan aktivitas siswa. Dalam penelitian ini subyek penelitiannya adalah guru dan siswa kelas III yang berjumlah 33 orang yang kinerjanya ditingkatkan dalam tiga siklus pembelajaran dengan masing-masing siklus terdiri dari empat langkah kegiatan yaitu: 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) observasi 4) analisis dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Peningkatan ini dinilai berdasarkan penilaian rencana pembelajaran sebesar 75,00% pada siklus I, menjadi 90,50% dan pada siklus II dan 97,75% pada siklus III. Penilaian kinerja guru pada siklus I sebesar 84,25%, siklus II 92,00% dan siklus III 98,25%. Penilaian pembelajaran dari siklus ke siklus meningkat karena terpenuhinya aspek-aspek yang diamati. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 71,64, siklus II 75,69 dan siklus III 86,80. Faktor kesulitan dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan matematika realistik salah satunya adalah kemampuan dalam perkalian. Oleh karena itu, pendekatan matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah luas daerah persegi dan persegi panjang di kelas III SD Negeri 2 Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. Maka pendeketan matematika realistik dapat direkomendasikan untuk digunakan pada proses pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar. Kata Kunci : Luas Daerah Persegi dan Persegi Panjang, Pendekatan Matematika Realistik This research is motivated by the exixtence of the problem of learning math on a broad square and rectangle areas has nor been oriented to the development of students mastery of concepts and activities. Formulation of the problem in this study is how the planning, process, and the difficulty of learning outcomes obtained by students in learning mathematics using mathematical realistic approach? The goal is to determine the planning, process, and the difficulty of learning outcomes of student in mathematics on the material area of square and a rectangle with a realistic mathematics approach in grade III SD Negeri 2 Tawangbanteng. Realistic mathematics approach is an approach that focus on real-word early learning students. Real-world learning of students as a first step, with regard not the place to move students from the math teacher, but students learn to rediscover the ideas and concepts of rela-wolrd math students. In realistic mathematics approach very important role props one of which is to bridge the abstract mathematical concept with real-world students.The model used in study in this study is a model of classroom action research Kemmis-Taggart. With a cyclical pattern and reflective learning, this study aims to improve the mastery of concepts, problem solve and student activities. In this study the subjects of the study were grade III teachers and students numbering 33 men, whose perpormance is improved in three learning cycles with each cycle consisting of four steps, namely activities : 1) Planning 2) Implementation 3) Observation 4) Analysis and reflection.The resault of this study indicate that the use of realistic mathematics approach can improve student learning outcomes in mathematics. The increase was assessed based on the assessment of learning plan for 75,00% inthe first cycle, the cycle becomes 90,50% and 97,75% in the second and third cycle. Assessment of teacher performance in the first cycle of 84,25%, 92,00% and the second cycle the third cycle of 98,25%. Assessment of lerning from cycle to cycle increases due fulfilment aspects are observed. While the average value of student learning outcomes in the first cycle of 71,64, 75,69 second cycle and third cycle 86,80.Therefore, realistic mathematcal approach can improve the area’s ability to solve the problem square and rectangle in grade III SD Negeri 2 Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. So realistic mathematics approach can be recommended for use in the learning process in grade III Elementary School. Keywords: Regional Area Square and Rectangle, Realistic Mathematical Approach

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: UPI Kampus Tasikmalaya > PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Depositing User: UPI Kampus Tasikmalaya
Date Deposited: 22 Dec 2014 04:43
Last Modified: 22 Dec 2014 04:43
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/11934

Actions (login required)

View Item View Item