SINTESIS DAN KARAKTERISASI KRISTAL CAIR IONIK BERBASIS GARAM FATTY IMIDAZOLINIUM SEBAGAI ELEKTROLIT REDOKS PADA SEL SURYA TERSENSITISASI ZAT WARNA

Arie Hardian, - (2009) SINTESIS DAN KARAKTERISASI KRISTAL CAIR IONIK BERBASIS GARAM FATTY IMIDAZOLINIUM SEBAGAI ELEKTROLIT REDOKS PADA SEL SURYA TERSENSITISASI ZAT WARNA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_kim_055456_chapter1(1).pdf

Download (271kB)
[img] Text
s_kim_055456_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (982kB)
[img] Text
s_kim_055456_chapter3.pdf

Download (325kB)
[img] Text
s_kim_055456_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
s_kim_055456_chapter5.pdf

Download (249kB)
[img] Text
s_kim_055456_bilbiography.pdf

Download (256kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan elektrolit redoks kristal cair ionik berbasis sumber terbarukan lokal untuk sel surya tersensitisasi zat warna (DSSC, Dye Sensitized Solar Cell). Sistem kristal cair ionik yang diharapkan diperoleh adalah garam iodida dari fatty imidazolinium. Pada penelitian ini telah berhasil disintesis tiga senyawa fatty imidazolinium iodida dengan struktur kation berbeda yakni palmitil imidazolinium (Pal-Imz), stearil imidazolinium (St-Imz), dan cis oleil imidazolinium (Ol-Imz). Ketiga senyawa disintesis dari asam lemak dan dietilentriamin (DETA) menggunakan metode green melalui penggunaan iradiasi gelombang mikro. Hasil karakterisasi struktur menggunakan FTIR dan 1H-NMR menunjukkan kesesuaian dengan senyawa yang diharapkan. Analisis terhadap uji sifat fisikokimia menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) menunjukkan terdapatnya fase kristal cair pada Ol-Imz I dengan rentang 82,58-151,50oC. Analisis sifat fisikokimia lainnya menggunakan Thermal Gravimetry / Differential Thermal Analysis (TG/DTA) menunjukkan bahwa ketiga senyawa memiliki kestabilan termal yang tinggi masing-masing dengan titik dekomposisi 368,6oC/38,6% (Pal-Imz I); 375,5oC/45,6% (St-Imz I); dan 361,6oC/57% (Ol-Imz I). Analisis menggunakan cyclic voltammetry (CV) menunjukkan ketiga senyawa memiliki lebar jendela elektrokimia sebesar ± 2 V. Hasil analisis Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) menunjukkan bahwa tahanan Ol-Imz I paling kecil yaitu 0,066 kohm.cm2 pada 25oC, sedangkan St-Imz I dan Pal-Imz I masing-masing berharga 3,839 dan 1,566 kohm.cm2. Data hasil uji sifat fisikokimia menunjukkan bahwa senyawa Ol-Imz I berpotensi digunakan sebagai elektrolit redoks pada DSSC.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA permbimbing : Ahmad Mudzakir : 5994127 Omay Sumarna : 6134687
Uncontrolled Keywords: ELEKTROLIT REDOKS PADA SEL SURYA TERSENSITISASI ZAT WARNA
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: Rena Rahmawati
Date Deposited: 13 Nov 2023 09:12
Last Modified: 13 Nov 2023 09:12
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/112216

Actions (login required)

View Item View Item