VARIASI URUTAN NUKLEOTIDA DAERAH HIPERVARIABEL I (HVI) DNA MITOKONDRIA MANUSIA PADA SUKU BIMA-DOMPU NUSA TENGGARA BARAT

Ewi Satria Susanti, - (2010) VARIASI URUTAN NUKLEOTIDA DAERAH HIPERVARIABEL I (HVI) DNA MITOKONDRIA MANUSIA PADA SUKU BIMA-DOMPU NUSA TENGGARA BARAT. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_d535_0611037_table_of_contents.pdf

Download (242kB)
[img] Text
s_d535_0611037_chapter1.pdf

Download (258kB)
[img] Text
s_d535_0611037_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (496kB)
[img] Text
s_d535_0611037_chapter3.pdf

Download (307kB)
[img] Text
s_d535_0611037_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (462kB)
[img] Text
s_d535_0611037_chapter5.pdf

Download (249kB)
[img] Text
s_d535_0611037_bibliography.pdf

Download (254kB)
Official URL: httpl://repositery.upi.edu

Abstract

DNA mitokondria (mtDNA) manusia memiliki tingkat polimorfisme yang lebih tinggi dibandingkan DNA inti, terutama pada daerah HVI yang merupakan daerah non coding (D-loop). Penelitian polimorfisme daerah HVI mtDNA manusia Indonesia telah banyak dilakukan, namun penelitian mtDNA pada suku Bima-Dompu Nusa Tenggara Barat masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi mutasi nukleotida daerah HVI mtDNA manusia dari sel folikel akar rambut pada sembilan individu suku Bima-Dompu yang tidak saling memiliki hubungan kekerabatan. Tahapan penelitian yang dilakukan antara lain lisis terhadap sel folikel akar rambut, amplifikasi fragmen D-loop menggunakan teknik polymerase chain reaction (PCR), deteksi produk PCR menggunakan elektroforesis gel agarosa, sekuensing menggunakan metode dideoksi Sanger, dan analisis hasil sekuensing. Deteksi produk PCR menunjukkan satu pita berukuran 0.9 kb yang merupakan fragmen D-loop. Hasil analisis urutan nukleotida sampel terhadap urutan nukleotida standar Cambridge (rCRS) ditemukan empat jenis mutasi yaitu mutasi transisi, transverse, insersi dan delesi. Terdapat dua mutasi dengan frekuensi tertinggi, yaitu mutasi C16223T dan T16172C yang terjadi pada empat sampel. Selain mutasi tersebut, pada sampel NB23 dan NB31 ditemukan tiga mutasi A16183C, T16189C dan 16193.1C yang menyebabkan rangkaian poli-C dengan jumlah rangkaian 12C. Perbandingan data sampel dengan data mitomap dan data sekunder ditemukan empat mutasi baru, yaitu A16062C, A16074C, A16087.D dan A16155.D. Umumnya belum ditemukan mutasi spesifik pada suku Bima-Dompu, namun mutasi A16062C dan A16074C dapat dijadikan kandidat varian mutasi spesifik karena frekuensi ditemukannya mutasi tersebut lebih tinggi dibandingkan mutasi lainnya. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk kepentingan identifikasi individu, sekaligus berkontribusi terhadap penyusunan database mtDNA manusia populasi Indonesia.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing : Heli Siti Halimatul:5978104 Gun Gun Gumilar : 5983442
Uncontrolled Keywords: IPERVARIABEL I (HVI)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Kimia (non kependidikan)
Depositing User: Imas Aulia
Date Deposited: 30 Oct 2023 03:08
Last Modified: 30 Oct 2023 03:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/111038

Actions (login required)

View Item View Item