MANAJEMEN PENGEMBANGAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA DI PUSDIKLAT PT. KAI (PERSERO)

Maryati, (2013) MANAJEMEN PENGEMBANGAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA DI PUSDIKLAT PT. KAI (PERSERO). S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Title.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Abstract.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Table_Of_Content.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Chapter1.pdf

Download (655kB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_979619_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Chapter3.pdf

Download (510kB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_979619_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Chapter5.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_979619_Bibliography.pdf

Download (258kB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_979619_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Usaha mempersiapkan sumber daya manusia merupakan kebutuhan strategis dan merupakan tindakan terpadu dari berbagai fungsi manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menghadapi tantangan dimasa depan yang 'competitive advantage'. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kemampuan PT. KAI (Persero) dalam mengelola pengembangan tenaga kependidikan yang terdiri atas diklat, pengembangan karir, pen aian kineija, dan efektivitas kerja. Metode penelaian yang dipakai adalah metode peneMuan deskriptif, dengan teknik survai melalui angket dan wawancara terhadap pimpinan dan tenaga kependidikan Hasil pene itian menunjukkan bahwa berkenaan dengan manajemen pengembangan diklat ada masalah-masalah yang d'hadapi, diantaranya . (a) sistem kepegawaian yang tidak didasarkan kepada administrasi moderen, (b) perincian tugas pokok yang kurang jelas, (c) pendidikan dan penelitian yang kurang terarah, (d) menentukan dan memprediksi fasilitas kebutuhan apa yang paling mendesak, (e) sistem rekruitmen, (f) melihat potensi karyawan yang dimiliki, dan (g) menentukan kebutuhan untuk masa kir1 dan masa yang akan datang; (2) masalah yang di nadapi dalam pengembangan karir, diantaranya : (a) menentukan perencanaan karir, (b) menetapkan pola karr, dan (c) membuat peta struktur jabatan; dan (3) masalah yang dihadapi dalam penilaian kineija, diantaranya : (a) sistem penilai"n untuk jabatan tertentu, dai (b) penilaian yang kurang objektif. Dari hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen diklat yang dilakukan adalah cukup baik. Ini ditunjukkan dengan skor yang diperoleh mencapai 18 orang atau 75 %. Analisa penelitian mengenai pelaksanaan manajemen pengembangan karir termasuk dalam kategori cukup baik, yaitu skor yang diperoleh oleh 17 orang atau 70,9 %. Analisa penelitian penilaian kinerja termasuk dalam kategori cukup baik, yaitu sebanyak 13 orang atau 54,2 %. Dan analisa mengenai efektivitas kerja yang dicapai oleh 17 orang atau 70,83 % menyatakan bahwa pelaksanaan manajemen pengembangan cukup efektif dalam meningkatkan efektivitas kerja. Kemudian korelasi antara diklat dan efektivitas kerja menunjukkan korelasi yang signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,871 termasuk pada kategori sangat kuat. Korelasi antara pengembangan karir dan efektivitas kerja menunjukkan korelasi yang signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,706 termasuk pada kategori kuat. Korelasi antara penilaian kineija dan efektivitas kerja menunjukkan korelasi yang signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,524 termasuk kategori kuat. Dan korelasi antara manajemen pengembangan yang terdiri dari diklat, pengembangan karir, dan penilaian kineija terhadap efektivitas keija menunjukkan korelasi yang signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,524 termasuk pada kategori sedang. Berdasarkan masalah-masalah tersebut diatas, dapat dikemukakan rekomendasi sebagai berikut (1) diperlukan tenaga profesional yang mampu dan cakap untuk mengelola pola pengembangan yang matang mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan penilaian, (2) tanggung jawab para pimpinan untuk lebih memperhatikan dan kemampuan memprediksi kebutuhan para tenaga kependidikan demi masa depan organisasi itu sendiri.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-2
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-2
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 28 Aug 2013 04:27
Last Modified: 28 Aug 2013 04:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/1105

Actions (login required)

View Item View Item