ANALISIS STRUKTUR PENYAJIAN MATERI CAHAYA GURU YANG SUDAH TERSERTIFIKASI DAN BELUM TERSERTIFIKASI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD

Hilman, A.Z. (2012) ANALISIS STRUKTUR PENYAJIAN MATERI CAHAYA GURU YANG SUDAH TERSERTIFIKASI DAN BELUM TERSERTIFIKASI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_adp_0909927_table_of_content.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_adp_0909927_bibliography.pdf

Download (588kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Materi pelajaran merupakan isi kurikulum yang harus dikuasai guru secara luas dan mendalam. Kompetensi guru dalam memahami materi dan penyajiannya merupakan tuntutan dalam program sertifikasi guru. Kompetensi profesional merupakan salahsatu kompetensi dasar yang harus dimiliki, kompetensi profesional adalah kemampuan penguasaan materi pembelajaran serta penyajiannya secara luas dan mendalam. Sementara di lapangan masih ada keraguan bahwa program sertifikasi guru belum mampu meningkatkan profesionalisme, oleh karena itu penting dilakukan penelitian sejauh mana keterampilan penguasaan dan penyajian materi yang dilakukan oleh guru. Penelitian analisis deskriptif ini dilakukan terhadap 12 guru yang mengajar IPA pada materi cahaya di kelas V SD. Melalui rekaman video pembelajaran, penyajian materi guru dianalisis jumlah, ketepatan penjelasan, keterkaitan, tahapan serta urutan konsep yang disajikan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata jumlah konsep pada materi cahaya yang disajikan guru yang sudah tersertifikasi berjumlah 12 konsep dari total 33 konsep yang harus disajikan, sedangkan rata-rata jumlah konsep yang disajikan guru yang belum tersertifikasi hanya 8 konsep, ketepatan penjelasan konsep guru yang tersertifikasi 89,5 %, guru yang belum tersertifikasi hanya 85,75%. Rata-rata keterkaitan konsep yang sajikan guru yang sudah tersertifikasi sebanyak 11 keterkaitan, sedangkan guru yang belum tersertifikasi berjumlah 9 keterkaitan dari total 41 keterkaitan, sedangkan tahapan dan urutan materi yang disajikan relativ sama. Hal tersebut menunjukan bahwa guru yang sudah tersertifikasi lebih baik dalam penyajian materinya karena jumlah konsep lebih banyak, penjelasan konsep cenderung lebih tepat dan keterkaitan konsepnya lebih banyak. Namun secara umum jumlah konsep, ketepatan penjelasan dan keterkaitan konsep yang disajikan guru masih sangat rendah dibanding jumlah dan keterkaitan konsep yang harus disajikan. Rata-rata jumlah konsep yang disajikan hanya mencapai 34,8%, ketepatan penjelasan 87,6%, dan 33 % keterkaitan, hal itu menunjukkan bahwa kemampuan guru SD dalam penyajian materi cahaya masih kurang. .

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TPD HIL a-2011
Uncontrolled Keywords: struktur penyajian materi, konsep, keterkaitan antar konsep, sertifikasi
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPA S-2
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 04 Jul 2014 06:35
Last Modified: 04 Jul 2014 06:35
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10565

Actions (login required)

View Item View Item