FEAR IN THE INDONESIAN ONLINE NEWS COVERAGE OF DISASTERS : A Critical Discourse Analysis of the Construction of Fear in the Selected Kompas.com and Detik.com Disasters News Articles

Iskandar, Moch.Edwin (2012) FEAR IN THE INDONESIAN ONLINE NEWS COVERAGE OF DISASTERS : A Critical Discourse Analysis of the Construction of Fear in the Selected Kompas.com and Detik.com Disasters News Articles. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_ing_0800030_bibliography.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_ing_0800030_chapter1.pdf

Download (637kB) | Preview
[img] Text
s_ing_0800030_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_ing_0800030_chapter3.pdf

Download (742kB) | Preview
[img] Text
s_ing_0800030_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_ing_0800030_chapter5.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_ing_0800030_table_of_content.pdf

Download (414kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi yang berjudul: “Rasa Takut dalam Pemberitaan Media Daring (Dalam Jaringan) Tentang Bencana: Sebuah Analisis Wacana Kritis terhadap Konstruksi Rasa Takut dalam Artikel Berita Bencana Terpilih Kompas.com dan Detik.com” bertujuan untuk meneliti bagaimana rasa takut dikonstruksi dalam berita dengan menganalisa aktor dan aksi sosial dan juga mengungkap hirarki dan ideology dalam teks. Tulisan ini merupakan sebuah studi kualitatif dengan dengan menggunakan kerangka penelitian yang diusung oleh van Leeuwen (2008) yaitu Wacana sebagai Rekontekstualisasi dari Praktek Sosial dan juga kerangka penelitian “Tata Bahasa” Visual yang diusung oleh Kress dan van Leeuwen (2008). Data penelitian adalah sepuluh berita terpilih dan gambar yang terdapat dalam berita tersebut. Tulisan ini mengungkap bahwa rasa takut dalam teks dikonstruksi dengan merepresentasikan bencana sebagai entitas yang berkuasa tetapi menakutkan dan penghancur. Dalam teks, mereka dihubungkan dengan aksi material instrumental yang merusak infrastruktur dan aksi material interaktif yang menyebabkan korban jiwa dan korban luka. Lebih jauh, dalam teks, korban bencana direpresentasikan sebagai “sekumpulan” korban. Mereka dihubungkan dengan reaksi perseptif seperti “ketakutan” dan “panik” di dalam teks. Adapun, pemerintah lokal dan pusat dalam teks direpresentasikan sebagai pahlawan yang menyelamatkan korban dari “si Bencana Jahat”. Temuan penelitian menunjukan bahwa wartawan media daring cenderung menyematkan sifat-sifat negatif pada bencana. Ini menununjukan bahwa wartawan media daring memaksakan kekuasaanya pada alam dalam teks. Bentuk hirarkis ini hanya memiliki satu tujuan yakni menyembunyikan kesalahan manusia dan sosial dalam bencana dan menyalahkan bencana terhadap segala kerusakan dan korban jiwa yang ditimbulkan.Kata Kunci: Rasa Takut, Bencana, Berita Daring, Analisis Wacana Kritis, Aktor Sosial, Aksi Sosial dan “Tata Bahasa” Visual.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: SING ISK f-2012
Uncontrolled Keywords: Rasa Takut, Bencana, Berita Daring, Analisis Wacana Kritis, Aktor Sosial, Aksi Sosial dan “Tata Bahasa” Visual.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 01 Jul 2014 22:53
Last Modified: 01 Jul 2014 22:53
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10531

Actions (login required)

View Item View Item