PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

Dhina, Meiry Akmara (2012) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_ipa_0907625_table_of_content(1).pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_ipa_0907625_chapter1(1).pdf

Download (281kB) | Preview
[img] Text
t_ipa_0907625_chapter2(1).pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (359kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
t_ipa_0907625_chapter3(1).pdf

Download (356kB) | Preview
[img] Text
t_ipa_0907625_chapter4(1).pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (366kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
t_ipa_0907625_chapter5(1).pdf

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_ipa_0907625_bibliography(1).pdf

Download (253kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pembelajaran fisika jauh dari yang diharapkan, pembelajaran di sekolah kurang meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses siswa, walaupun pembelajaran di sekolah menggunakan metode praktikum, tetapi tetap saja kurang mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa. Mulai dari persiapan, melaksanakan dan menyelesaikan masalah, siswa masih dibantu oleh guru. Hal ini tidak meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis maupun keterampilan proses sainsnya. Masalah yang akan diselesaikan oleh siswa dirancang penyelesaiannya oleh guru. Keadaan ini sangat bertentangan sekali dengan yang diharapkan oleh KTSP, guru diharapkan hanya sebagai fasilitator dan pembimbing siswa. Dari berbagai fakta tersebut telah dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menguji penerapan model pembelajaran investigasi kelompok untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental atau eksperimen semu yaitu perlakuan terhadap dua variabel (kelas), satu kelas sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan penerapan model pembelajaran investigasi kelompok dan kelas yang lain sebagai kelas kontrol melalui pembelajaran konvensional metode praktikum. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Model pembelajaran Investigasi kelompok secara signifikan dapat lebih meningkatkan keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional metode praktikum. Data hasil penelitian mendapatkan N-gain kelas eksperimen sebesar 0,58; dan N-gain kelas kontrol sebesar 0,49. N-gain kelas eksperimen dan kelas kontrol masuk ke dalam katagori sedang. Sedangkan pada keterampilan berpikir kritis siswa, hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Keterampilan Berpikir Kritis siswa tidak berbeda secara signifikan pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Data hasil penelitian mendapatkan N-gain kelas eksperimen sebesar 0,01; dan N-gain kelas kontrol sebesar 0,01. N-gain kelas eksperimen dan kelas kontrol masuk ke dalam katagori rendah. N-Gain yang sangat rendah menyatakan bahwa model pembelajaran investigasi kelompok tidak dapat ditetapkan sebagai penyebab meningkatnya keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Investigasi Kelompok, Keterampilan Proses Sains, Keterampilan Berpikir Kritis.

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TIPA DHI p 2012
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran fisika
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPA S-2
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 04 Jul 2014 06:15
Last Modified: 04 Jul 2014 06:15
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10530

Actions (login required)

View Item View Item