HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEMETIK TEH DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI DI PERKEBUNAN PASIR NANGKA KABUPATEN CIANJUR

Fitri Puspita Rosdia Hindarsah, - (2010) HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEMETIK TEH DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI DI PERKEBUNAN PASIR NANGKA KABUPATEN CIANJUR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_geo_0603126_table_of_content.pdf

Download (249kB)
[img] Text
s_geo_0603126_chapter1.pdf

Download (286kB)
[img] Text
s_geo_0603126_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (361kB)
Official URL: http://perpustakaan.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berjudul Karakteristi Kehidupan Sosial-Ekonomi Pemetik Teh Di Perkebunan Pasir Nangka Kabupaten Cianjur. Pemetik teh dalam suatu perkebunan memiliki peranan sangat penting. Melalui tangan para pemetik teh inilah teh dapat diolah oleh pabrik dan dipasarkan kepada konsumen. Di lapangan, pemetik teh dalam setiap harinya mencari pucuk-pucuk daun teh, yang kemudian dibawa ke pabrik untuk diolah menjadi teh yang siap untuk dikonsumsi. Pemetik teh identik dengan hidup kesederhaaan dengan tingkat upah yang rendah. Untuk itu penulis ingin mengetahui karakteristik pemetik teh berdasarkan jenis kelamin, usia usia, tanggungan keluarga, pendidikan, daerah asal, pengalaman menjadi pemetik teh, mata pencaharian sampingan dan hubungan karakteristik dengan kesejahteraan. Untuk tingkat kesejahteraan menggunakan acuan dari BKKBN yang terbagi menjadi kelas keluarga pra sejahtera (Pra S), kelas sejahtera I (KS I), kelas sejahtera II (KS II), kelas sejahtera III (KS III), kelas sejahtera III plus (KS III plus). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data primer diperoleh melalui observasi lapangan dengan menyebarkan instrumen penelitian atau pedoman wawancara yang harus diisi oleh sejumlah responden. Sedangkan data sekunder diperoleh penulis dari studi literatur, kepustakaan dan dokumentasi. Populasi penelitian terdiri atas para pemetik teh di Perkebunan Pasir Nangka Kabupaten Cianjur, dengan sampel sejumlah 83 orang pemetik teh dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Sukanagara dan Kecamatan Pagelaran. Data diperoleh, teknik analisis yang digunakan adalah persentase sedangkan untuk menguji hubungan antar variabel digunakan prosedur statistik theta (θ) dan gamma (γ). Hasil penelitian mendapatkan kesimpulan pemetik teh adalah cenderung perempuan yaitu sebesar 65,06%. Setengahnya pemetik teh berusia >50 tahun yaitu sebesar 34,94%. Tingkat pendidikannya sebagian besar pemetik teh sampai tingkat SD yaitu sebesar 86,75%. Sedangkan tanggungan keluarga sebagian besar pemetik teh memiliki 3-5 orang yaitu sebesar 68,67%, berdasarkan daerah asal sebagian besar pemetik teh masih didominasi oleh penduduk asli yang berasal dari kampung/desa lain yang masih ada dalam satu kecamatan yaitu sebesar 93,98% dan sisanya yang berasal dari kampung/desa lain yang ada di luar kecamatan. Sebagian besar pengalaman bekerja atau lama bekerja yaitu sebanyak 50,60% dengan lama kerja 11-20 tahun, dan pemetik teh yang memiliki mata pencaharian sampingan yaitu sebesar 57,83% yang bergerak di sektor pertanian maupun non pertanian seperti membuka usaha warung. Tingkat kesejahteraan pemetik teh di Perkebunan Pasir Nangka menurut BKKBN yaitu sebesar 50,60% berada pada klasifikasi Keluarga Sejahtera I dan 49,40% berada pada klasifikasi Keluarga Pra Sejahtera.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA DOSEN PEMBIMBING; Mamat Ruhimat: 5979213
Uncontrolled Keywords: KARAKTERISTIK PEMETIK TEH, KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Geografi-S1
Depositing User: Erni Alipiyani
Date Deposited: 16 Sep 2023 17:20
Last Modified: 16 Sep 2023 17:20
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/104490

Actions (login required)

View Item View Item