ANALISIS PENGARUH WAKTU AKUISISI DATA FOTO UDARA TERHADAP KUALITAS ORTOFOTO MENGGUNAKAN WAHANA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) (Studi Kasus: Katumiri Grand Hill Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat)

Naufal Hafizhan Syah, - (2023) ANALISIS PENGARUH WAKTU AKUISISI DATA FOTO UDARA TERHADAP KUALITAS ORTOFOTO MENGGUNAKAN WAHANA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) (Studi Kasus: Katumiri Grand Hill Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_B5551_1804568_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Chapter1.pdf

Download (404kB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (603kB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Chapter3.pdf

Download (842kB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (5MB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Chapter5.pdf

Download (84kB)
[img] Text
S_B5551_1804568_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kehadiran metode fotogrametri menjadi angin segar dalam upaya percepatan pemetaan skala besar wilayah desa di Indonesia. Belum banyak penelitian yang mengkaji mengenai waktu akuisisi data foto udara dengan kualitas ortofoto terbaik secara rinci. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh waktu akuisisi data foto udara terhadap kualitas ortofoto. Waktu yang dipilih untuk mengambil foto udara yaitu pada pukul 07:00, 10:00, 12:00, 14:00, dan 17:00 WIB. Pemilihan waktu bertujuan untuk membandingkan kualitas masing-masing ortofoto sehingga mampu memberikan rekomendasi pemilihan waktu terbaik akuisisi foto udara. Keterbaruan yang ditawarkan dalam penelitian ini terletak pada analisis kualitas foto udara dilihat dari blur/sharpness yang diolah menggunakan operator Laplacian dengan menggunakan OpenCV dengan Python. Pengujian ketelitian geometrik triangulasi udara terbaik berada pada pukul 07:00 dengan hasil ketelitian horizontal sebesar 0,14531004 m dan hasil ketelitian vertikal sebesar 0,092819 m. Pengujian ketelitian geometrik produk horizontal terbaik berada pada pukul 07:00 dengan hasil ketelitian sebesar 0,218370658 m. Pengujian ketelitian geometrik produk vertikal berada pada pukul 10:00 dengan hasil ketelitian sebesar 0,14684283 m. Ketelitian geometrik tersebut telah memenuhi standar ketelitian geometrik pada skala 1:1000 kelas 1. Pengujian ketelitian planimetrik jarak terbaik diperoleh pada pukul 12:00 dengan nilai RMS sebesar 0,260417 m sesuai dengan toleransi kesalahan untuk pengujian jarak pada peta berskala 1:1000 adalah sebesar 0,3 m. Pengujian ketelitian planimetrik luas seluruh sampel sudah memenuhi standar ketelitian planimetrik luas sesuai dengan Petunjuk Teknis PMNA/KBPN No. 03 Tahun 1997 kecuali pada pukul 17:00. Nilai piksel diperoleh dari ortofoto dan menunjukkan pukul 12:00 memiliki nilai piksel terbaik. Pengujian kualitas tingkat blur/sharpness ortofoto pada pukul 12:00 menunjukkan tingkat sharpness paling tajam yaitu di angka 960,5959301154109. Berdasarkan hasil analisis uji kualitas ortofoto berdasarkan rangkaian proses uji ketelitian dan kualitas ortofoto, pukul 10:00 merupakan waktu terbaik untuk akuisisi data foto udara. The presence of the photogrammetric method is a breath of fresh air in efforts to accelerate large-scale mapping of village areas in Indonesia. There are not many studies that examine the acquisition time of aerial photographs with the best orthophoto quality in detail. This study aims to analyze the effect of aerial photo data acquisition time on orthophoto quality. The time chosen to take aerial photos is at 07:00, 10:00, 12:00, 14:00 and 17:00 WIB. The timing aims to compare the quality of each orthophoto so as to be able to provide recommendations for choosing the best time for aerial photo acquisition. The novelty offered in this study lies in the analysis of the quality of aerial photos in terms of blur/sharpness which are processed using the Laplacian operator using OpenCV with Python. The best air triangulation geometric accuracy test was at 07:00 with a horizontal accuracy result of 0.14531004 m and a vertical accuracy result of 0.092819 m. The best horizontal product geometric accuracy test is at 07:00 with an accuracy of 0.218370658 m. Testing the geometric accuracy of vertical products is at 10:00 with an accuracy of 0.14684283 m. The geometric accuracy meets the standard of geometric accuracy on a scale of 1:1000 class 1. The best distance planimetric accuracy test is obtained at 12:00 with an RMS value of 0.260417 m according to the error tolerance for distance testing on a 1:1000 scale map is 0.3m. The area planimetric accuracy test for all samples has met the area planimetric accuracy standard according to PMNA/KBPN Technical Instructions No. 03 of 1997 except at 17:00. The pixel value is obtained from orthophoto and shows that 12:00 has the best pixel value. Testing the quality of the orthophoto blur/sharpness level at 12:00 shows the sharpest level of sharpness, namely at 960.5959301154109. Based on the results of the orthophoto quality test analysis based on a series of orthophoto accuracy and quality test processes, 10:00 is the best time for aerial photo data acquisition.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: Link Research Gate: https://www.researchgate.net/profile/Naufal-Hafizhan-Syah ID SINTA Dosen Pembimbing: Dr. Nanin Trianawati Sugito, S.T., M.T. : 6115094 Muhammad Ihsan, S.T., M.T. : 6115091
Uncontrolled Keywords: Kualitas Ortofoto, Ketelitian Geometrik, Ketelitian Planimetrik, Piksel, Blur
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sains Informasi Geografi
Depositing User: Naufal Hafizhan Syah
Date Deposited: 20 Sep 2023 08:57
Last Modified: 20 Sep 2023 08:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/102732

Actions (login required)

View Item View Item