PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP KEMAMPUAN EMPATI SISWA

Lili, Ceceng (2011) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP KEMAMPUAN EMPATI SISWA. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_p1361_0808245_table_of_content.pdf

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_p1361_0808245_chapter1.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text
t_p1361_0808245_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (452kB)
[img]
Preview
Text
t_p1361_0808245_chapter3.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text
t_p1361_0808245_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (426kB)
[img]
Preview
Text
t_p1361_0808245_chapter5.pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_p1361_0808245_bibliography.pdf

Download (256kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Adanya berbagai permasalahan sosial dan moral yang terjadi dalam kehidupan masyarakat seperti kekerasan, konflik antar kelompok, pemaksaan kehendak, miskin empati, dan tawuran antar pelajar sudah menunjukkan gejala yang memprihatinkan. Hal tersebut seharusnya menjadikan perhatian bagi sekolah sebagai lembaga pendidikan dan miniatur masyarakat untuk lebih serius lagi dalam menyelenggarakan pendidikannya yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan aspek akademik semata, tetapi juga pada pengembangan aspek sosial dan moral siswa. Cara demikian diharapkan sumber daya manusia yang dihasilkan akan memiliki kesadaran akan banyaknya perbedaan namun tetap dapat hidup rukun, saling berinteraksi, bekerja sama, saling tolong menolong dalam suasana penuh kedamaian. Upaya yang dapat dilakukan antara lain melalui proses pembelajaran dengan memilih suatu model pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap mana yang lebih besar pengaruhnya dalam meningkatkan kemampuan empati siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan model direct instruction. Penelitian ini menggunakan metode true eksperimen dengan desain randomized control group pretest-posttes. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 3 Banyuresmi dengan jumlah 64 orang yang pilih secara random dari populasi sebanyak 180 orang. Kemudian, sampel tersebut secara random lagi dikelompokkan menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 32 orang. Pengolahan dan analisis datanya dilakukan dengan menggunakan t test (uji perbedaan dua rata-rata) pada taraf signifikansi =537;=0,05. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan empati siswa, (2) Penerapan model direct instruction memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan empati siswa, (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan model direct instruction, sehingga model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih cocok dalam meningkatkan kemampuan empati siswa. Rekomendasi dari penelitian ini adalah apabila tujuan pembelajaran yang ingin dikembangkan berkaitan langsung dengan peningkatan kemampuan nilai-nilai sosial dan moral, maka sebaiknya guru menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. There are crises of moral and social issues which prevail in our society such as violence, group clash, at will-force, lack of empathy, and student brawls that shown more concerning problems. Those should be the main concern of school as an educational institute and miniature of social structure to be more serious in the educational process. It is usually oriented to academic achievements rather than to build character, social and moral namely empathy. Thereby, the human resources output will have the awareness of diversity yet be able to live harmoniously, interactively, cooperatively in peace. It can be achieved by choosing the appropriate learning process model, that is, cooperative learning model type TGT (Team Games Tournament). The purpose of this research is to reveal which one is greater impact between direct instruction and cooperative learning model type TGT in improving students' empathy skills. This research uses true experimental methods to randomized control group pretest-posttes design. The sample involved in this study were students of SMP Negeri 3 Banyuresmi grade 8 with a total 64 people are selected at random from the population as many as 180 people. Then, the sample was again randomly divided into experimental groups and control groups, consists of 32 people. Data analysis is conducted by t test at significant level =537;=0,05. The result shows that (1) Applying cooperative learning model type TGT improves students’ empathy skills, (2) Applying direct instruction model improves students’ empathy skills, (3) Applying cooperative learning model type TGT improves more influence than direct instruction model, so that cooperative learning model type TGT is more suitable in improving students’ empathy. The recommendation of this research is if the target of learning process is to improve the social and moral values, the teacher should apply cooperative learning model type TGT.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T POR LIL p-2011
Uncontrolled Keywords: Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament);Kemampuan Empati
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 02 Jul 2014 02:45
Last Modified: 02 Jul 2014 02:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10254

Actions (login required)

View Item View Item