PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI INSTRINSIK SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL : Studi Eksperimen Kuasi terhadap Siswa SDN Kiansantang Kelas V dengan Subbidang Studi Ekonomi dan Sejarah Tahun Pelajaran 2010/2011

Suharkat, - (2011) PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI INSTRINSIK SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL : Studi Eksperimen Kuasi terhadap Siswa SDN Kiansantang Kelas V dengan Subbidang Studi Ekonomi dan Sejarah Tahun Pelajaran 2010/2011. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pd_0907523_table-of_content.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pd_0907523_chapter1.pdf

Download (286kB) | Preview
[img] Text
t_pd_0907523_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (412kB)
[img]
Preview
Text
t_pd_0907523_chapter3.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pd_0907523_chapter5.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pd_0907523_bibliography.pdf

Download (249kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang timbul dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar (SD) yang ditandai dengan kurangnya motivasi instrinsik siswa dan rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dirasa perlu untuk mengkaji permasalahan ini, khususnya yang berkaitan langsung dengan proses pembelajaran siswa di kelas. Metode merupakan faktor yang mempunyai kaitan secara langsung dengan proses pembelajaran. Dengan demikian untuk mengatasi permasalahan di atas adalah dengan mencoba menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah (PBM) yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi instrinsik dan berpikir kritis siswa. Disamping itu metode ini adalah metode pembelajaran aktif dan mandiri yang secara teoritis dan empiris memberdayakan siswa dalam pembelajaran.Sejalan dengan permasalahan tersebut penelitian ini diarahkan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode berbasis masalah terhadap peningkatan motivasi instrinsik siswa dan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS di SD. Untuk mencapai tujuan tersebut dilaksanakan penelitian eksperimen kuasi terhadap siswa kelas V SD Kiansantang dengan menggunakan instrument penilaian diri secara akademis adaptasi dari motivated strategies for learning questionnaire (MSLQ) dan uji kemampuan berpikir kritis diujikan pada 28 orang siswa kelas A sebagai kelas eksperiment dan 28 orang siswa kelas B sebagai Kelas kontrol dari keseluruhan siswa. Dari hasil analisis data ditemukan dua hal, yaitu pertama secara statistik tak ada pengaruh signifikan dari metode pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan motivasi instrinsik siswa.Sedangkan yang kedua ada pengaruh signifikan penerapan metode berbasis masalah terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa SD pada pembelajaran IPS. Hasil dari penelitian ini dikaji dengan menggunakan konsep-konsep Malone & Lepper untuk mengkaji temuan yang berhubungan dengan motivasi instrinsik siswa sedang kemampuan berpikir kritis dikaji dengan menggunakan konsep-konsep hasil konsensus American Philosophical Association.Saran yang bisa disampaikan adalah metode pembelajaran berbasis masalah adalah metode aktif yang potensial untuk diterapkan dalam proses pembelajaran IPS di SD dan layak untuk dikaji lebih dalam tentang efektifitas penerapannya bagi peningkatan motivasi instrinsik dan berpikir kritis siswa di SD

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TPD SUH p-2011
Uncontrolled Keywords: METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH, BERPIKIR KRITIS, MOTIVASI INSTRINSIK
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar S-2
Depositing User: Mr. Hada Hidayat
Date Deposited: 27 Jun 2014 03:50
Last Modified: 27 Jun 2014 03:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10104

Actions (login required)

View Item View Item