IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ANTAGONIS JAMUR FUSARIUM SP. MENGGUNAKAN ANALISIS SIKUEN GEN 16S RRNA

Heri Setiadi, - (2009) IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ANTAGONIS JAMUR FUSARIUM SP. MENGGUNAKAN ANALISIS SIKUEN GEN 16S RRNA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_d525_056190_table_of_contents.pdf

Download (252kB)
[img] Text
s_d525_056190_chapter1.pdf

Download (255kB)
[img] Text
s_d525_056190_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
s_d525_056190_chapter3.pdf

Download (289kB)
[img] Text
s_d525_056190_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
s_d525_056190_chapter5.pdf

Download (243kB)
[img] Text
s_d525_056190_bibliography.pdf

Download (267kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Identifikasi isolat bakteri AFE-1 dan BLS-1 yang antagonis terhadap jamur Fusarium sp. pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis sikuen parsial gen 16S rRNA yang diamplifikasi menggunakan primer 63F dan 1387R. Spesies spesifik diperoleh dari analisis bioinformatik sikuen parsial gen 16S rRNA menggunakan program BLASTN pada situs GeneBank. Sikuen parsial gen 16S rRNA diperoleh melalui sikuensing amplikon yang berukuran sekitar 1300 pb menggunakan mesin Automated DNA sequencer, sehingga diperoleh urutan nukleotida gen target. Sikuen parsial gen 16S rRNA isolat bakteri AFE-1 berukuran 1316 pasang basa dengan persentase G+C sebesar 54,26% dan A+T sebesar 44,83%, sedangkan isolat bakteri BLS-1 berukuran 1321 pasang basa dengan persentase G+C sebesar 52,61% dan A+T sebesar 46,18%. Hasil analisis bioinformatik menggunakan program BLASTN menunjukkan bahwa bakteri AFE-1 paling mirip dengan Bacillus subtilis, sedangkan bakteri BLS-1 paling mirip dengan Bacillus cereus. Hasil ini diperoleh dari hasil pensejajaran sikuen dengan database pada GeneBank, indikator taksonomi spesies bakteri dilihat dari nilai maximum identitiy masing-masing untuk Bacilus subtilis sebesar 99% dan Bacillus cereus sebesar 97%. Nilai kemungkinan ketidaksamaan (E value) untuk kedua isolat adalah 0.0 yang menunjukkan kecocokan urutan sikuen dengan database. Kemampuan bakteri AFE-1 (Bacillus subtilis) dan BLS-1 (Bacillus cereus) sebagai agen antagonis Fusarium sp. disebabkan oleh kemampuannya mensintesis antibiotik dan enzim kitinase (kitobiosidase). Reaksi positif aktivitas kitinolitik sebagai salah satu mekanisme antagonisme ditunjukkan oleh bakteri BLS-1.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Pembimbing: Any Fitriani: 6004273 Kusnadi: 6002975
Uncontrolled Keywords: BAKTERI ANTAGONIS JAMUR FUSARIUM SP, GEN 16S RRNA
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Program Studi Biologi (non kependidikan)
Depositing User: Fawwaz Nabil Azaria
Date Deposited: 30 Aug 2023 08:56
Last Modified: 30 Aug 2023 08:56
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/100346

Actions (login required)

View Item View Item