PENGARUH METODE PENYADARAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA WARGA BELAJAR KEAKSARAAN : Studi dilakukan pada Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi

Sukmana, Cucu (2011) PENGARUH METODE PENYADARAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA WARGA BELAJAR KEAKSARAAN : Studi dilakukan pada Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pls_0907999_table_of_contents.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pls_0907999_chapter1.pdf

Download (318kB) | Preview
[img] Text
t_pls_0907999_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (381kB)
[img]
Preview
Text
t_pls_0907999_chapter3.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text
t_pls_0907999_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (504kB)
[img]
Preview
Text
t_pls_0907999_chapter5.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pls_0907999_bibliography.pdf

Download (246kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya buta huruf kembali bagi warga belajar keaksaraan adalah faktor minat baca yang belum memasyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk : mendeskripsikan langkah-langkah dan metode penyadaran dalam meningkatkan minat baca warga belajar pendidikan keaksaraan di PKBM se-Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi; menganalisis pengaruh metode penyadaran dalam meningkatkan minat baca warga belajar keaksaraan fungsional di PKBM se-Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi; mengetahui keunggulan dan kelemahan metode penyadaran dalam meningkatkan minat baca warga belajar pendidikan keaksaraan di PKBM se-Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Teori Metode Penyadaran Paulo Friere terdiri dari 2 indikator metode penyadaran yaitu: 1. Kampanye kemampuan baca tulis hitung 2. Kampanye pasca kemampuan baca tulis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui komunikasi tidak langsung menggunakan instrumen kuesioner, jawaban tertutup berskala lima model likert yang dimodifikasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 warga belajar keaksaraan fungsional di 5 PKBM yang ada di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi yang memiliki keterlibatan dalam program keaksaraan. Teknik untuk ukuran sampel yang diambil adalah sampel random yaitu sebanyak 60 orang, sesuai dengan proporsi jumlah tiap anggota populasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji korelasi dengan menggunakan Pearson Product Moment menghasilkan nilai korelasi 0,467 nilai ini menunjukkan cukup kuat pengaruh metode penyadaran terhadap meningkatnya minat baca warga belajar keaksaraan, dengan koefisien determinasi sebesar 47% hal ini berarti bahwa minat baca warga belajar dipengaruhi oleh faktor penerapan metode penyadaran sebesar 47% sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yaitu faktor sarana dan prasarana, kurikulum dan tenaga pendidik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa deskripsi langkah-langkah metode penyadaran yang dilakukan oleh tutor sesuai apa yang telah disusun oleh tim tutor dari fase I kampanye kemampuan baca tulis hitung (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan tindak lanjut) dan fase II kampanye pasca kemampuan baca tulis. Analisis dari metode penyadaran dan minat baca dari hasil angket yang disebar mengindikasikan bahwa sebaran data akan persepsi responden terhadap metode penyadaran (X) dan minat baca variabel X pada program pendidikan keaksaraan fungsional baik. Pengaruh dari metode penyadaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca warga belajar keaksaraan. One of the causes of post- illiteracy amongst the participants of literacy programme is the factor of un-socialized reading culture. Based on this factor, this research aims to: describe the appropriate steps and methods of conscientization with the intent of improving the reading culture of the literacy learners of PKBMs within Southern Cimahi Sub-district in Cimahi city council; analyse the impact of conscientization towards the reading culture of the literacy participants within the respective PKBMs of Southern Cimahi city council; to establish the weaknesses and strengths of the method of conscientization (awareness creation) in improving the learners’ reading culture within the PKBMs of Southern Cimahi Sub-district in Cimahi city council. The theory of conscientization propounded by Paulo Friere consists of two indicators of awareness, they are: 1) The campaign of reading-writing-counting ability, 2) The campaign of post-ability of reading and writing. In this research, the researcher used descriptive analysis method. The techniques of data collection were; indirect communication through use of questionnaires, closed answer with a 5 scale model. The technique of data analysis was simple regression. The respondent of this research was a sample of 200 literacy programme participants derived from five PKBMs located in Southern Cimahi Sub-district. The technique for measurement was random sampling of about 60 respondents; this was taken in proportion of the existing number of participants. The result of this research shows that testing the correlation using Pearson’s product moment leads to a value of 0,467. This value indicates that the influence of awareness creation method greatly improves the learners’ reading culture by a determination coefficient of about 47%. This implies that, the learner’s reading culture is influenced by the Freire’s conscientization method by 47%. And the rest of the factors are influenced by other factors which are not observed in this research. They are the medium of facilitation, infrastructure, curriculum and the educator factor. The conclusion from the findings of this research shows that: the steps of conscientization method by the tutors’ matches with the phases arranged by the team of tutors ranging from the first phase campaign of reading-writing-counting ability (planning, organization, implementation, controlling, evaluation and the follow up) and the second phase campaign of post-ability of reading and writing. The analysis of awareness method and reading interest from the questionnaire indicate that the perception of the respondents toward the awareness (X) and the reading interest variable (Y) at the functional alphabet education program is good.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PLS SUK p-2011
Uncontrolled Keywords: PENGARUH METODE PENYADARAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA, WARGA BELAJAR KEAKSARAAN
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Luar Sekolah S-2
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 27 Jun 2014 02:17
Last Modified: 27 Jun 2014 02:17
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10022

Actions (login required)

View Item View Item