IMPLEMENTASI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA :Studi Pada Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tingkat Dasar di Kabupaten Bandung

Nuraeni, Lenny (2011) IMPLEMENTASI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KINERJA :Studi Pada Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tingkat Dasar di Kabupaten Bandung. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pls_0907538_table_of_contents.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pls_0907538_chapter1.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text
t_pls_0907538_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (484kB)
[img]
Preview
Text
t_pls_0907538_chapter3.pdf

Download (405kB) | Preview
[img] Text
t_pls_0907538_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (251kB)
[img]
Preview
Text
t_pls_0907538_chapter5.pdf

Download (890kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pls_0907538_bibliography.pdf

Download (273kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program-program Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dapat melaksanakan penanganan kesejahteraan sosial di daerahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, hasil serta dampak pelatihan berbasis kompetensi bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) tingkat dasar di Kabupaten Bandung. Teori yang mendasari pada penelitian ini diantaranya: teori Pelatihan, teori Kompetensi, teori Kinerja, teori Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan metode campuran (mixed approach) yaitu dengan prosedur kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui: angket, wawancara, observasi, studi literatur, studi dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 3 orang subjek primer yang berasal dari lulusan pelatihan serta triangulasi dari pihak informan yang berasal dari penyelenggara, nara sumber, dan klien. Total responden yaitu berjumlah 8 orang. Teknik analisis data untuk mengukur dampak hasil pelatihan digunakan rumus: perhitungan kecenderungan skor umum, uji normalitas distribusi frekuensi, regresi linier sederhana, analisis varians (ANAVA), pengujian koefisien korelasi, pengujian koefisien determinasi. Berdasarkan analisa data dan pembahasan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1). Perencanaan program pelatihan berbasis kompetensi cukup baik, hal ini ditandai dengan adanya analisis kebutuhan pelatihan, rekruitment peserta, rekruitment sumber belajar, perumusan tujuan program pelatihan, penyusunan program pelatihan yang disusun tidak hanya sepihak saja, namun semua komponen ikut terlibat, diantaranya: penyelenggara, nara sumber yang sesuai dengan kebutuhan masalah 2). Pelaksanaan program pelatihan berbasis kompetensi ditandai dengan adanya penyusunan materi pelatihan, langkah-langkah pelatihan, pemilihan dan penerapan prinsip-prinsip pelatihan, pendekatan pelatihan, metode dan teknik pelatihan, sarana pelatihan, panitia yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan, biaya penyelenggara pelatihan, akhir pelaksanaan pelatihan berupa pembulatan dan penutupan pelatihan, evaluasi pelatihan, tindak lanjut pelatihan serta lingkungan belajar (3). Hasil pelaksanaan program pelatihan berbasis kompetensi terhadap aspek (a). Kognitif, dengan skor nilai tertinggi sebesar 527 dan rata-rata mencapai 87,83 (b). Afektif, dengan skor nilai tertinggi sebesar 435 dan rata-rata mencapai 87 (c). Psikomotorik, dengan skor nilai tertinggi sebesar 270 dan rata-rata mencapai 90. Ketiga aspek tersebut mengalami peningkatan kearah yang progresif dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan, 4).Dampak program pelatihan berbasis kompetensi dalam meningkatkan kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bersifat positif. Hasil ini ditunjukan koefisien regresi yang positif. Hal ini memberikan arti bahwa perubahan atau kenaikan yang terjadi pada variabel Implementasi Hasil Pelatihan Berbasis Kompetensi dapat meningkatkan Kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebesar 70,5 %. Hubungan antara kedua variabel bersifat dependent dan signifikan. Artinya Kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) secara nyata dipengaruhi dari adanya Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: Perencanaan program Pelatihan Berbasis Kompetensi cukup baik, hal ini ditandai dengan adanya analisis kebutuhan pelatihan, rekruitment peserta, rekruitment nara sumber, tujuan program pelatihan, penyusunan program pelatihan, (2) Pelaksanaan: materi, langkah-langkah pelatihan, pemilihan dan penerapan prinsip pelatihan, pendekatan, metode & teknik pelatihan sarana, panitia, biaya, evaluasi, tindak lanjut program, serta pengelolaan lingkungan belajar dilakukan dengan baik, (3) Hasil pelaksanaan program pelatihan dapat dilihat dari adanya peningkatan ketiga aspek: kognitif, afektif, dan psikomotor, (4) Dampak yang dihasilkan oleh dari Implementasi hasil pelatihan berbasis kompetensi terhadap peningkatan kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) berada dalam kategori tinggi yaitu 70,5 % sedangkan 29,5% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. This research emanated from the existence of community social programs which aim to solve social problems with the intent of social prosperity in communities. The aim of the research was to investigate the impact of planning, implementation, and analysis of the outcomes of the competence based training toward social work at the grassroot in Bandung city council. The theories applied in this research include: the training theory, the competence theory, the theory of performance, and the social development theory. The researcher used mixed method, employing both qualitative and quantative approaches in data collection. The techniques of data collection included; questionnaires, interview, observation, study of literature, and study of documents. The primary informants to this research were three people who had previously followed the training and also through triangulation, some of the organizers, trainers, and the potential clients all totaling to 8 people were involved as respondents. The technique of data analysis in order to measure the outcome of the research was used: the counting was based on general scores; testing frequency distribution, simple linear regression, analyzing of variances, the testing correlation coefficient, and the coefficient determinant. From the analysis of the data, the following was obtained: 1) the planning of competence based training is fair; 2) the implementation of a competence based training is symbolized by the organization of the training materials, steps taken in the training, choosing and implementing the training principles etc; 3) the outcome of competence based training program implementation towards (a) cognitive, had the highest score at 527 and the average score of 87.83, (b) Affective, had its highest score at 435 and the average score of 87, (c) Psychomotor, with the highest score of 270 and the average score of 90. According to the analysis, the three aspects mentioned experienced change after the training. 4) There is a progressive impact of the competence based training towards the performance in community social work of 70.5%. The two variables were dependent and significant; this implies that, the performance in community social work by the Department of Social Work of Bandung city council is highly influenced by the competence based training. The conclusion of this research is: 1) the planning of competence based training is fairly done; this is based on the fact that before planning, there is needs analysis, 2) Implementation: materials, the training steps, choosing and applying the principles, approach, method and the techniques of training, evaluation, program continuity and also management of the learning environment is good, 3) The training outcomes should be observed from the three aspects which are cognitive, affective and psychomotor, 4) The impact of competence based training toward the improvement in the performance of community social work is high at a percentage of 70.5% where as other factors only comprise of 29.5% which have not been discussed in this research.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PLS NUR i-2011
Uncontrolled Keywords: IMPLEMENTASI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI, Studi Pada Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Luar Sekolah S-2
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 27 Jun 2014 01:59
Last Modified: 27 Jun 2014 01:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10011

Actions (login required)

View Item View Item